Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ritual Minta Hujan, Gadis Cilik Diarak Tanpa Busana Keliling Desa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Enam gadis kecil di India diarak bugil keliling desa di distrik Damoh, Madhya Pradesh untuk menyenangkan dewa hujan sehingga bisa mengatasi kekeringan.
Menyadur Tribune India Selasa (7/9/2021), Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak (NCPCR) meminta laporan dari pemerintah Damoh tentang insiden yang terjadi pada hari Minggu di desa Baniya.
Damoh SP DR Teniwar mengatakan polisi menerima informasi tentang gadis belia yang diarak bugil untuk menenangkan dewa hujan.
“Polisi sedang menyelidiki insiden itu. Tindakan akan diambil jika ditemukan bahwa gadis-gadis itu dipaksa telanjang,” katanya. Polisi menjelaskan, penduduk desa percaya bahwa praktik tersebut dapat menurunkan hujan.
Gadis-gadis muda diperintahkan berjalan telanjang dengan batang kayu diletakkan di bahu mereka dengan katak yang terikat. Wanita yang menemani gadis-gadis ini menyanyikan bhajan untuk memuji dewa hujan, katanya.
Kolektor Damoh S Krishna Chaitanya mengatakan orang tua dari gadis-gadis ini juga terlibat dalam insiden itu dan tak ada penduduk desa yang mengeluh tentang ritual tersebut.
"Dalam kasus seperti itu, pemerintah hanya bisa membuat penduduk desa sadar tentang kesia-siaan takhayul semacam itu," katanya kepada wartawan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1436 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 665 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 529 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung