Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Taliban Bentuk Pemerintahan Baru, China Transfer Bantuan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah China akan memberikan bantuan kepada Afghanistan berupa 3 juta dosis vaksin Covid-19 dan bantuan kemanusiaan lainnya senilai 200 juta yuan atau sekitar Rp441 miliar.
Bantuan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam pertemuan virtual dengan beberapa menteri luar negeri negara sahabat, Rabu (8/9), guna membahas isu Afghanistan setelah pembentukan pemerintahan baru Taliban.
Bantuan kemanusiaan 200 juta yuan tersebut, termasuk makanan, obat-obatan, dan peralatan untuk musim dingin, demikian keterangan Wang yang juga anggota Dewan Negara atau setingkat menteri koordinator itu.
Dia juga mendesak Taliban untuk bertindak aktif dalam memerangi teroris dan menyerukan kepada semua pihak untuk memperkuat kontrol perbatasan guna mengeliminasi kelompok teroris yang hendak melarikan diri dari Afghanistan.
Wang juga menekankan kepada Amerika Serikat dan sekutunya agar bertanggung jawab memberikan bantuan ekonomi dan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan karena merekalah yang membuat masalah di negara yang berbatasan langsung dengan Daerah Otonomi Xinjiang, China, itu.
Pertemuan virtual tersebut diikuti oleh para menteri luar negeri dari Pakistan, Iran, Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan selain Wang Yi sendiri.
Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon pada Selasa (7/9) untuk bertukar pandangan tentang situasi di Afghanistan.
Sama dengan China, Tajikistan juga berbatasan langsung dengan Afghanistan. Sekitar 30 persen penduduk Afghanistan berlatar belakang etnis Tajik, suku ini terbesar kedua di Afghanistan setelah suku Pashtun yang diperkirakan mencapai 40 persen. Suku Tajik juga banyak ditemui di Xinjiang.
China sangat berkepentingan dengan Taliban untuk memerangi kelompok teroris Gerakan Islam Turkistan Timur (ETIM) yang beberapa kali berupaya memisahkan Xinjiang yang banyak dihuni etnis minoritas Muslim Uighur itu dari China.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1451 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1228 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 676 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 565 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 538 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung