Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Imigrasi Singaraja Deportasi Warga Kanada
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian terhadap orang laki-laki Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan kanada berinisial YB melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
Tindakan deportasi tersebut dilakukan karena WNA tersebut telah melakukan pelanggaran keimigrasian sesuai dengan Pasal 78 ayat (3) Undang - Undang No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, dimana yang bersangkutan telah tinggal di Indonesia melebihi batas waktu yang diberikan (overstay).
“Warga Negara Asing tersebut telah melebihi batas waktu yang diberikan selama 100 (seratus) hari. Izin tinggal yang dimiliki WNA tersebut berlaku sampai tanggal 3 Juli 2021. Yang bersangkutan diamankan pada tanggal 27 September 2021 di Desa Poh Santen, Jembrana,” Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja Nanang Mustofa, Minggu (3/10/2021).
Diketahui Izin Tinggal yang dimiliki oleh WNA tersebut adalah Izin Tinggal Kunjungan (ITK) yang diperoleh secara Onshore. Sebelumnya yang bersangkutan menggunakan Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) Penyatuan Keluarga.
“Warga Negara Asing tersebut sebelumnya pernah menikah dan telah bercerai sehingga tidak bisa menggunakan KITAS Penyatuan keluarga lagi dan beralih menggunakan ITK,” ungkap Nanang Mustofa.
Pada tahun 2020 WNA tersebut menikah lagi dengan Orang Bali sah secara agama tapi tidak dicatatkan. Dari kedua pernikahan tersebut, yang bersangkutan belum memiliki anak. Yang bersangkutan dinilai lalai dalam memperoleh/mendapatkan izin tinggal, dikarenakan tidak memperpanjang ITK yang telah melewati masa berlaku.
Warga Negara Asing tersebut tidak memiliki pekerjaan di Bali dan yang bersangkutan hanya mengandalkan uang yang didapatkan dari Negaranya. Informasi keberadaan warga negara asing tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat setempat yang mencurigai keberadaan WNA tersebut di wilayahnya yang kemudian dilakukan pengecekan langsung oleh petugas imigrasi diketahui sudah tidak memiliki izin tinggal yang sah.
Kepala Imigrasi Singaraja Nanang Mustofa mengatakan, pengawasan keberangkatan dilaksanakan oleh Tim Intelijen dan Penindakan (Inteldakim) Kantor Imigrasi kelas II TPI Singaraja dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan dengan adanya tindakan administrasi keimigrasian yang dilakukan tersebut merupakan bentuk nyata upaya penegakan hukum di wilayah Kantor Imigrasi Singaraja yang meliputi Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Karangasem.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4351 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2033 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1897 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1568 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1398 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan