Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Wakil Bupati Buleleng Lantik 46 Orang Relawan Anggota KSR PMI
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wakil Bupati I Nyoman Sutjidra selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Buleleng melantik 46 orang relawan anggota Korps Sukarela (KSR) PMI. Relawan yang dilantik berasal dari empat unit yaitu Unit KSR PMI Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Unit KSR PMI Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan, Unit KSR PMI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Buleleng dan Unit KSR Markas PMI Buleleng.
Pelantikan anggota yang dirangkaikan dengan penutupan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Gabungan KSR PMI Buleleng ini digelar di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng, Rabu (6/10).
Sutjidra menjelaskan relawan yang dilantik ini merupakan hasil dari diklatsar yang digelar selama tiga bulan secara daring. Kemudian, ada pula kegiatan luring yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Metode ini diterapkan mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan melaksanakan diklatsar secara langsung.
“Mereka benar-benar kami siapkan. Para relawan ini siap melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan khususnya di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.
Dengan apa yang diberikan saat diklatsar, akan membuat para relawan memahami betul tugas-tugas di lapangan nantinya. Pemahaman ini diperlukan mengingat para relawan PMI Buleleng memikul tantangan yang besar. Tantangan tersebut timbul karena Buleleng memiliki wilayah terluas di Provinsi Bali. Ancaman-ancaman bencana alam juga sangat besar. Sehingga, diperlukan relawan-relawan yang siap melakukan kegiatan kemanusiaan untuk mengatasi dampak dari bencana alam.
“Misalnya seperti kemarin kan ada kebakaran, banjir, longsor. Para relawan ini pasti hadir,” ucap Sutjidra.
Khusus untuk penanganan bencana non alam saat ini yaitu pandemi Covid-19, Sutjidra mengungkapkan para relawan ini tidak henti-henti melakukan pencegahan. Bahkan, kegiatan PMI Buleleng menjadi yang tertinggi di Bali. Seperti kegiatan rutin penyemprotan desinfektan dan pembagian masker. Kegiatan-kegiatan tersebut pun telah diakui.
“Makanya kegiatan kita selalu dilirik baik dari PMI Provinsi maupun PMI Pusat,” ungkap dia.
Disinggung mengenai jumlah relawan yang dilantik dominan perempuan, Wakil Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini menambahkan PMI Buleleng terus berupaya untuk mendorong putra-putra di Buleleng untuk menjadi relawan. Untuk saat ini masih ada relawan putra. Namun, ini tidak menjadi masalah berarti karena yang putri lebih unggul dalam keterampilan di lapangan. Semisal kegiatan resusitasi itu lebih terampil yang putri. Untuk putra lebih ke tenaga.
“Jadi, setiap ada kegiatan kemanusiaan, memang dari satu regu itu pasti ada putranya. Itu sudah diatur dari markas kalau mereka bergerak,” imbuh Sutjidra.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1909 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1411 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan