Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
Puluhan Siswa Keracunan Gorengan Tempe
BERITABALI.COM, NTB.
Puluhan siswa sekolah MI Al Basiah Dusun Rembitan, Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah mengalami gejala mual, muntah-muntah dan pusing, usai mengonsumsi gorengan tempe yang dibeli di salah satu pedagang dekat sekolah, Rabu (20/10) sekitar pukul 10.00 WITA.
Akibat kejadian ini, sebanyak 22 orang harus diinfus dan 13 orang menjalani observasi. Termasuk Maini Alias Inaq Sapoan (40 tahun) selaku penjual gorengan tempe juga ikut dirawat.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kapolsek Praya Barat, AKP Heri Indrayanto membenarkan peristiwa tersebut.
Dan menjelaskan asal mula kejadiannya bahwa sebelumnya pada jam istirahat siswa siswi MI AL Basiah berbelanja membeli gorengan tempe ditambah saos sambal yang dijual oleh Maini Alias Inaq Sapoan di halaman sekolah.
Berselang 15 menit setelah memakan gorengan tempe saos sambal, siswa/siswi tersebut merasakan gejala mual, muntah-muntah dan pusing. Sehingga akhirnya keluarga dan warga masyarakat melarikannya ke Puskesmas Mangkung untuk mendapatkan perawatan medis.
"Diduga korban keracunan makanan setelah memakan gorengan tempe saos sambal yang sebelumnya dibeli dan dimakan," ungkap Kapolsek.
Pihak kepolisian telah mengamankan bahan-bahan pembuatan tempe goreng. Yakni berupa minyak bekas gorengan tempe, sisa minyak goreng kemasan merek Batik, sisa tempe goreng, sisa tepung, sisa tepung Rose Brand, sisa adonan tempe goreng, sambal saos, dan muntahan korban keracunan makanan.
Kapolsek juga menyampaikan tindakan yang diambil pihak kepolisian terkait permasalahan tersebut. Adalah dengan mengecek korban keracunan makanan ke PKM Mangkung, melakukan interogasi terhadap korban keracunan dan melakukan pengecekan identitas korban.
Serta berkoordinasi dengan Kadus Rembitan untuk mendatangi TKP dan melakukan olah TKP keracunan dengan mengamankan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tempe goreng yang dijual dari Dapur penjual Maini Alias Inaq Sopian.
Koordinasi dengan Kapuskesmas Mangkung dan menyerahkan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tempe goreng saos sambal termasuk muntahan korban keracunan untuk dilakukan uji Lab ke Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Untuk mengetahui penyebab terjadinya keracunan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3407 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1876 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1707 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1436 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 999 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan