Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
Polisi Tembak Mati Rekannya dari Luar Gerbang
BERITABALI.COM, NTB.
Tim penyidik Satreskrim Polres Lotim telah melakukan pra rekonstruksi TKP kasus penembakan Briptu Khaerul Tamimi, staf Humas Polres Lombok Timur (Lotim).
Hasil pra rekonstruksi itu nantinya akan dipadukan dengan keterangan dari tersangka dan saksi, untuk menemukan motif penembakan yang dilakukan Bripka M Nasir, Bhabinkamtibmas Desa Tbeng Putik, Lotim. Penyidik Satreskrim Polres Lombok Timur menggelar pra rekonstruksi kasus penembakan yang menewaskan anggota Sub Bagian Humas Polres Lombok Timur Briptu Khaerul Tamimi dengan menghadirkan langsung tersangka, Bripka M Nasir.
Proses pra rekonstruksi digelar secara tertutup oleh tim penyidik, dari awak media dilarang mengambil gambar kegiatan tersebut. Dari pantauan media ini dalam jalannya pra rekonstruksi itu, tergambar kronologis kejadian saat pelaku menembak korban.
Saat itu sekitar pukul 11.55 00 WITA pelaku datang ke rumah korban membawa senjata api laras panjang jenis SS-V2, dengan menggunakan sepeda motor dinas.
Sebelum kejadian penembakan pelaku mengucapkan salam, kemudian korban keluar menjawab salam dan ingin membukakan pintu gerbang.
Saat korban ingin membukakan gembok pintu gerbang, pelaku melepaskan tembakan dari luar pintu gerbang rumah korban, dengan jarak kurang lebih satu meter, yang langsung menembus papan pintu gerbang serta tubuh korban.
Setelah pelaku melepaskan tembakan pertama, korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari, namun pelaku kembali melepaskan tembakan kedua yang juga langsung menembus tubuh korban.
Meskipun mendapatkan tembakan kedua, korban sempat berhasil berlari arah dalam rumahnya, namun akhirnya korban Khaerul Tamimi menghembuskan nafas terakhirnya dengan kondisi bersimbah darah.
“Sebab kematian karena tertembak peluru di bagian dada,” jelas Kapolres Lombok Timur, AKBP. Herman Suryono, Selasa (26/10).
Berdasarkan pantauan i di TKP, terlihat jelas lubang peluru menembus papan gerbang rumah korban, dan titik ditemukannya dua selongsong peluru tajam kaliber 7,62 mm SS-V2, kira-kira berjarak 7 meter (titik ditemukan selongsong pertama, red) dan 10 meter untuk titik ditemukannya selongsong kedua dari pintu gerbang rumah korban.
Kasus penembakan tersebut baru diketahui sekitar 4 jam setelah kejadian, oleh rekan korban di Humas Polres Lotim yang datang menyusul korban, karena tidak kembali ke kantor untuk bekerja.
Kasus tersebut, saat ini masih dalam proses penyidikan serta pengumpulan bahan dan keterangan dari tersangka dan para saksi, guna mengungkap motif pelaku melakukan tindakannya itu.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3645 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1906 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1733 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1456 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1027 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan