Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Selaraskan Doa dan Usaha, Gerindra Bali "Mecaru" Kantor DPD
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengurus DPD Gerindra Provinsi Bali menggelar upacara pecaruan dan melaspas di Kantor DPD, Renon, Denpasar, Rabu (27/10). Upacara sakral ini dipuput oleh Rsi Agung Wayahan.
Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah menyebut ini sebagai kepingan-kepingan sejarah bahwa Gerindra Bali memiliki spirit keselarasan dalam membesarkan partai.
"Doa dan usaha itu harus imbang. Sebelumnya kami sudah dilantik DPP, kemudian kami sudah mejaya-jaya. Begitu pula dengan keorganisasian, kami sudah membentuk pengurus anyar, program kerja dan konsolidasi," terangnya yang diwawancarai di sela upacara.
Upacara ini digelar setelah pengurus merenovasi bangunan dan pelinggih suci di kantor DPD. Semangat sekala niskala itu ia harap bisa menjadi tauladan bagi pengurus dan kader dalam mengabdi kepada Gerindra.
Kegiatan ini hadiri para pengurus DPD, DPC dan simpatisan De Gadjah dan simpatisan Partai Gerindra. Pada kesempatan itu, De Gadjah secara langsung meletakkan dasar dan pedagingan pada Pelinggih Padma. Turut hadir Sekretaris DPD Gerindra Bali, Wayan Muntra dan sejumlah pengurus lain.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4407 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2066 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1948 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1596 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1438 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan