Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pengeroyokan Warga Kuta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus penyerangan dan penebasan terhadap pengendara motor (pemotor) I Putu Hendra Prayoga Susila (22) masih diselidiki tim gabungan Polsek Kuta dan Polresta Denpasar.
Polisi menduga motif penebasan itu akibat para pelaku mengonsumsi minuman keras dan tersinggung melihat keberadaan korban yang mengendarai motor bersama temanya Wayan F.
Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, pihaknya masih mendalami kasus penebasan di Kuta dengan menggali sejumlah informasi saksi-saksi, olah TKP, termasuk pemeriksaan kamera CCTV.
"Masih dikembangkan. Kami sudah periksa 6 saksi," ujar Kombes Jansen saat ditemui di Kantor BNNP Bali, Rabu 3 November 2021.
Diterangkannya, dari hasil pengecekan rekaman CCTV ada sekitar 6 sampai 7 orang pelakunya. Namun hal ini masih didalami.
"Ada sekitar 7 pelakunya," beber mantan Wakapolres Badung ini.
Ditanya faktor kesulitan penyelidikan di lapangan, perwira melati tiga di pundak itu menegaskan kesulitannya terletak pada minimnya saksi-saksi yang melihat langsung kejadian. Selain itu, situasi TKP terjadi pada malam hari sehingga CCTV tidak begitu terlihat jelas.
"Kesulitannya seperti itu, tapi tetap akan kita upayakan mengungkapnya," ujarnya.
Kombes Jansen kembali menjelaskan saat ini kondisi korban sudah sembuh. Korban mengalami penebasan dia bagian kepala belakang.
"Korban sudah mulai sembuh, ada dua jahitan dibelakang kepala dalam dan luar," sebutnya.
Soal motif penebasan, mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat itu mengatakan berdasarkan hasil rekaman CCTV, penebasan diduga terjadi akibat spontanitas.
"Kejadian spontan dan faktor pengaruh minuman keras. Pelaku diduga 6 sampai 7 orang," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus penebasan ini menimpa korbannya Putu Hendra Prayoga Susila. Korban bersama temannya Wayan F mengendarai sepeda motor melintas diseputaran Jalan Majapahit Kuta, pada Minggu, 31 Oktober 2021 sekitar pukul 02.10 WITA.
Setelah mengisi bensin di SPBU Gelael korban pulang ke rumahnya di seputaran Banjar Dharma Semadi Kuta.
Ketika melintas di Jalan Mataram menuju Jalan Majapahit Kuta, mereka berpapasan dengan gerombolan pemotor. Namun ketika berbelok menuju arah Jalan Majapahit Kuta, gerombolan pemotor itu mengejar.
Lantaran takut, korban tancap gas hingga menuju di Balai Banjar Temacun Kuta. Keduanya dihadang di depan balai banjar tersebut. Tidak hanya dipukul dengan tangan kosong, korban ditebas dengan celurit milik pelaku sehingga mengenai bagian kepala belakang.
Sedangkan rekan korban Wayan F asal Cemagi, Mengwi berhasil kabur dan meninggalkan sepeda motor di TKP. Melihat korbannya bersimbah darah, para pelaku kabur.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4427 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2081 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1969 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1612 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1456 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan