Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Pelaku Pariwisata Perjuangkan Wisman ke Bali Tanpa Karantina
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Semua program pembangunan pariwisata Bali yang secara fundamenal sudah diletakkan oleh pendahulunya, komit akan dilanjutkan.
Khusus selama pandemi Covid-19, pariwisata Bali terasa mandeg karena tidak adanya pergerakan wisatawan mancanegara ke Bali. Maka dari itu pasca pandemi ini pariwisata Bali harus digarap dengan lebih serius lagi untuk menuju pariwisata budaya Bali berkualitas dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun saat rapat koordinasi yang dilakukan dengan mantan Kepala Dinas Pariwisata provinsi Bali, Putu Astawa bersama Kelompok Ahli Pembangunan Bidang Pariwisata, di Denpasar, Jumat (5/11).
Tjok Bagus menjelaskan bahwa membangun pariwisata budaya Bali ibarat membangun rumah dengan 5 pilar, yaitu Akademisi, Bisnis, Community, Government dan Media yang sering disingkat ABCGM. Kelima pilar ini harus sama-sama kuat, dan semua komit dan saling mendukung untuk mewujudkan sebuah bagunan yang kuat dan kokoh.
Begitu juga pariwisata Budaya Bali, jika kelima pilar ini sama-sama saling dukung dan memiliki tujuan yang sama untuk kemajuan kita bersama, maka pariwisata Bali pasti akan kuat, kokoh dan sudah tentu akan terwujud pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Untuk menuju ke arah itu, sebagai penerus, Tjok bagus yang saat ini masih menjabat Kepala Biro Ekbang Setda Provinsi Bali itu mohon selalu diberi masukan, apabila perlu kritikan yang sifatnya membangun demi pariwisata Bali dan kemajuan ekonomi masyarakat Bali.
Sementara itu mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali khususnya para pelaku pariwisata, asosiasi pariwisata, Kelompok Ahli pembangunan bidang Pariwisata, para tokoh pariwisata yang tidak bisa disebutkan satu persatu, karena telah membantunya selama ini.
Ia mengatakan keberhasilannya selama ini bukan karena dirinya bekerja sendiri, akan tetapi karena dukungan semua pihak yang dengan sangat solid membantunya tanpa pamrih.
Ia contohkan dalam membuat peraturan-peraturan tentang pariwisata baik Perda maupun Pergub ia banyak dibantu para tokoh pariwisata. Menyusun Protokol CHSE, selanjutnya melakukan verifikasi fasilitas pariwisata, semua dilakukan secara gotong royong bersama teman-teman pelaku pariwisata. Melaksanakan vaksinasi terhadap para tenaga pariwisata, semua atas bantuan teman-teman di pariwisata.
“Sekali lagi saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas segala support yang telah diberikan, yang tidak mungkin akan saya balas," tegasnya.
Lebih lanjut ia berpesan, bahwa ada beberapa PR yang memang belum selesai salah satunya adalah pembangunan Pariwisata Digital yang harus dilanjutkan karena program ini akan sangat mendukung pembangunan pariwisata budaya Bali yang berkualitas dan berkelanjutan, serta program-program lain yang tidak bisa dijalankan karena adanya pandemic Covid-19 selama hampir 2 tahun.
Sementara di sisi lain, koordinator kelompok Ahli Pembangunan Bidang Pariwisata, IGAN Rai Surya Wijaya, hal yang paling urgent yang harus kita perjuangkan saat ini, khususnya untuk dapat menarik wisatawan mancanegara untuk bisa datang ke Bali adalah, menghilangkan karantina.
Saat ini syarat wisatawan mancanegara yang datang ke Bali adalah wajib dikarantina selama 3 x 24 jam. Menurutnya, meskipun itu sudah jauh lebih baik daripada karantina 8 hari atau 5 hari, akan tetapi tetap menjadi ganjalan bagi wisatawan untuk berlibur ke Bali. salah satu negara yang telah menghapus karantna adalah Thailand.
“Kita harus belajar dari Thailand, kalau ingin pariwisata dan ekonomi Bali cepat bangkit,” tegasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4432 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2084 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1976 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1620 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan