Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Panjat Pohon dan Naik Atap Truk Demi Nonton Balap
Hanya Ada di Sirkuit Mandalika
BERITABALI.COM, NTB.
Dibatasinya kuota penonton yang bisa melihat secara langsung balap motor di Sirkuit Mandalika membuat warga sekitar memanfaatkan segala cara.
Nangkring diatas pohon salah satunya. Idemitsu Asia Telent Cup digelar di Sirkuit Mandalika mulai Sabtu, 13 November 2021 hingga Minggu (14/11) hari ini. Antusias masyarakat menyaksikan balapan pembalap muda dari Asia dan Oseania itu tumpah di sirkuit.
Meskipun warga setempat diberikan akses gratis untuk menyaksikan IATC, namun tidak semua dapat masuk. Itu karena penonton harus wajib dua kali vaksin dan beberapa syarat lainnya. Tidak kehilangan akal, warga menyaksikan IATC dengan berbagai cara dari luar sirkuit.

Dari beberapa foto yang beredar di media sosial, banyak warga menyaksikan IATC dari atas pohon. Ada juga warga yang menyaksikan jalannya balapan di Sirkuit Mandalika menggunakan truk.
Hal unik lainnya adalah para emak-emak yang merupakan warga sekitar dan tak mau melewatkan sesi latihan bebas dan kualifikasi IATC.
Mereka dengan menggunakan Topi khas Lombok untuk pergi ke sawah dan sambil menggendong anak tampak tak ingin melewatkan balapan. Mencari tempat yang lebih tinggi adalah salah satu alternatif untuk bisa menikmati balapan IATC di sirkuit Mandalika.
Kendaraan Proyek sengaja di parkir di luar pagar sirkuit agar memudahkan warga untuk menonton kualifikasi dan sesi latihan bebas IATC sampai puas.
Salah seorang warga yang tengah menggarap lahannya di atas bukit tampak membagikan siaran langsung tengah menonton balapan dari jarak yang cukup jauh.
Alhasil pada video tersebut, para pembalap yang berusia kisaran 15-19 tahun dengan kuda besinya hanya tampak kecil seperti semut.
"Hanya ada di SIRKUIT MANDALIKA Ini tentang WSBK Nonton diatas bukit? Dilarang Gratis? Tak mungkin Hanya ada di Lombok...naik pohon..Posting pegiat sosial NTB, Rudy Lombok II di akun Facebooknya.
Beragam komentar warga terkait aksi nekat para warga nekat menonton IATC dengan cara ekstrem.
"Bukan rakyat nya yang gawah (kampungan, red) tp yg buat aturan super gawah". Ada juga yang berkomentar "bersaing ama godeq. Yang artinya saingan sama monyet.
"Diusulkan ada tiket gratis minimal 20 % untuk yang nggak bisa beli tiket" tulis atas nama Made Kantun.
"Kembali era layar tancap" komentar Wayan Marsuwandi.
"Hanya di Lombok bisa disaksikan. Saya bangga dan menikmati" tulis Fahrul Mustafa.
"Mantap, unik tidak ada di negara lain. the real of tribun".
Macam ragam dilakukan penonton dengan euforia sirkuit Mandalika ini. Tak hanya warga lokal, luar NTB juga membanjiri tribun dan luar arena sirkuit. Tentunya dengan gaya pembalap mania masing-masing yang unik.
Perkembangan terakhir, gara-gara banyak warga panjat pohon, otoritas sirkuit akhirnya memangkas pohon-pohon yang digunakan warga untuk menonton balapan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4228 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1974 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1804 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1507 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1239 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan