Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 21 Oktober 2026
Awasi Pembuang Sampah, Jembatan Akan Dipasang CCTV
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Setiap jembatan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur bakal dipasang kamera pengawas alias CCTV. Hal ini untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan.
Kasi Pengelolaan Sampah Dan Limbah, DLHP (Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan) Bondowoso, Abdul Asis mengatakan, wacana memasang CCTV di setiap jembatan diharapkan mampu menjadi efek jera. Sebab, warga yang kedapatan membuang sampah wajahnya akan dipajang lewat banner.
"Anggaplah untuk pelajaran untuk masyarakat. Nanti dibuat banner, orang-orang ini," katanya.
Namun, lanjut dia, wacana program CCTV itu sepertinya tidak akan segera terealiasi dalam waktu dekat. Sebab, anggaran diprioritaskan untuk penanganan Pandemi Covid-19.
Dijelaskannya, larangan membuang sampah sembarang telah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2020. Pelanggar aturan tersebut bakal disanksi dena sekitar Rp50 juta atau tiga bulan kurungan penjara. Akan tetapi, aturan tegas tersebut belum bisa diterapkan.
Sehingga melalui kamera pemantau tersebut ketahuan siapa yang buang sampah sembarang.
"Selama ini masih belum. Makanya kemarin pimpinan kita juga gitu, kita nyarankan untuk masang CCTV," jelasnya.
"Kalau nggak ya kita menugaskan salah seorang di sana. Foto nanti dipampang di sana," imbuhnnya.
Ia menambahkan, setiap jembatan bakal dipasang pagar untuk menghalau pembuang sampah.
"Kalau dikasih kayak gini masih buang berarti keterlaluan," jelasnya saat dikonfirmasi.
Rendahnya kesadaran masyarakat tentang lingkungan menjadi faktor utama. Terbukti masih banyaknya warga yang membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai melalui jembatan. Padahal aktivitas itu menjadi salah satu penyebab bencana banjir.
"Sehingga berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan," jelasnya.
Berdasarkan data DLHP Pemkab Bondowoso, produksi sampah pada 2020 lalu sebesar 42 ton per hari. Meningkat signifikan pada 2021, menjadi 62 ton per hari.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4503 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2126 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2077 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1656 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1579 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan