Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Kuliner Nasi Kondo Plecing Sapi Khas Bugis Ada di Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jaiyah (50) warga Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara memiliki usaha kuliner yang digeluti hingga kini dengan unggulan nasi Kondo (daging sapi dengan asam Jawa dan juga gula merah) yang enak dan gurih.
Khas sajian nasi Kondo adalah paling enak dengan sayur asam atau sayur daun kelor. Ciri khas masakan kampung Loloan, buka mulai pagi dari jam 08.00 WITA.
Selain itu juga ada sajian lain yakni nasi plecing ayam kampung. Keunikan kuliner nasi Kondo ini disajikan cukup unik yaitu dengan makan langsung di dapur miliknya, selain meladeni secara pesanan.

"Ciri khas rumah panggung menjadi esotik bagi para penggemar kuliner. Rasa khas pedasnya sambal nasi Kondo dan plecing sapi, Ciri khas yang tak pernah hilang adalah budaya Bugis. Dulu berawal hanya berjualan kue apem kampung. Bahkan selain pesanan juga di taruh di toko roti dan juga di dalam Pasar Negara," ujarnya.
Sejak Pandemi Covid-19, Jaiyah kini lebih menekuni sajian masakan kuliner nasi Kondo. Dalam satu hari, ia bisa masak nasi 5 kg. Meski tak banyak tapi ia menyajikannya siap saji. Bahkan bisa melayani 24 jam. Untuk pembeli yang menginginkan dibungkus, ia menggunakan daun pisang.
"Justru ini menambah ciri khas tersendiri dan tetap bisa dipertahankan. Jangan malu berusaha karena rejeki sudah Tuhan yang menentukan," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4333 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2018 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1882 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1555 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1377 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan