Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Dibegal, Leher Remaja Kena Sayatan Pisau dengan 20 Jahitan
BERITABALI.COM, NTB.
Seorang remaja asal Dusun Bagek Lawang, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur bernama Fendi menjadi korban kaganasan pelaku begal, pada Minggu malam (12/12) di sebelah timur simpang empat SMPN 4 Pringgabaya atau jalan masuk ke Dusun Bagek Lawang.
Leher Fendi mengalami luka sayatan yang cukup panjang dan dalam oleh pisau begal tersebut sehingga membutuhkan sekitar 20 jahitan.
Hal itu disampaikan Fendi sendiri di Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, usai diberikan perawatan oleh tim medis setempat, dikutip Seleparangnews.com.
Fendi menceritakan, pembegalan terhadap dirinya itu bermula saat Ia pulang mengantar kakak perempuannya membeli bahan dagangan di Pohgading. Setibanya di Kantor Desa Kerumut, lanjutnya, Ia diikuti oleh dua orang yang mengendarai Motor Vario CW warna paduan Putih dan Merah Muda (Pink -red).
Dan saat masuk ke Dusun Bagek Lawang itu, (belok kiri di simpang 4 SMPN -red), lanjut Fendi, Ia langsung dipepet dan dihadang oleh pelaku, kemudian menodongkan pisau ke leher kakaknya yang duduk di belakang.
Setelah itu, pelaku meminta mereka untuk mengeluarkan semua barang berharga, sembari pisaunya yang tajam tersebut masih melekat di leher kakaknya.
"Karena saya khawatir begal itu mau menyayat leher kakak saya, makanya saya coba untuk melawan dengan menendang pelaku, tapi pisau itu malah menyasar leher saya," tuturnya
Fendi mengaku sempat tak sadar kalau dirinya terluka. Ia baru tahu itu setelah memegang lehernya dan melihat bercak darah di tangannya.
Adapun barang berharga yang berhasil diambil oleh pelaku, kata Fendi, ialah kalung emas milik kakaknya, senilai Rp 3,5 juta. Pelaku kemudian kabur ke arah Dusun tersebut.
"Mereka kabur ke arah Bagek Lawang," sebutnya.
Sebenarnya, jarak antara rumah korban dan lokasi kejadian tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 200 meter. Tapi karena jauh dari pemukiman dan merupakan wilayah persawahan sehingga pelaku melancarkan aksinya di sana. Apalagi di tempat itu, tidak ada lampu jalan.
Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis, Fendi bersama kerabatnya langsung ke Mapolsek Pringgabaya untuk membuat laporan Kepolisian.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2034 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1901 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1569 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1403 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan