Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Korban Terseret Arus Banjir Bima Ditemukan Meninggal
BERITABALI.COM, NTB.
Ridwan (20 tahun), warga Kelurahan Pane, Bima yang terseret arus banjir di Sungai Padolo pada Senin (13/12) sore ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (15/12).
Bapak dua anak yang di hari nahas itu bermaksud mengecek kondisi sungai pasca hujan, ditemukan pada pencarian hari ketiga di Teluk Bima.
Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH mengatakan, korban ditemukan mengapung pukul 07.40 WITA di pesisir pantai Desa Sarita Kecamatan Soromadi Kabupaten Bima. Jarak penemuan dari lokasi kejadian sekitar 2,85 Nmi.
"Pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang masih ada hubungan kerabat dengan korban," kata Nanang.
Selanjutnya tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian menuju lokasi setelah menerima laporan penemuan untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu karet.
"Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa kerumah duka," tambah Nanang.
Sebelumnya hanyutnya Ridwan terlihat dari rekaman video seorang netizen yang sedang siaran langsung saat banjir Senin (13/12) di sekitar cabang Malake Bima. Dalam video tersebut terlihat korban berusaha bertahan di atas arus yang mengalir deras. Sembari meminta tolong karena tak mampu lagi bertahan.
Warga yang menyaksikan itu tak bisa berbuat banyak karena arus banjir yang deras. Warga tak mampu berbuat, pasrah karena ketiadaan alat atau apapun di lokasi untuk digunakan menolong Ridwan.
Sementara itu Dahlan, ayah korban mengisahkan awal mula anaknya hilang terseret arus. Sehingga ditemukan meninggal dunia di perairan Teluk Bima, tepatnya Di Desa Sarita, Kecamatan Soromandi.
Sebelumnya, Senin (13/12) Ridwan dinyatakan hilang usai terseret banjir di sungai Padolo. Sebelum terseret, Ridwan bersama dua rekan lain mengecek kondisi sungai pasca hujan. Saat itu mereka berenang di sungai dengan menaiki gabus.
Namun oleng karena tidak mampu menahan beban tiga orang. Merekapun jatuh, namun berhasil menepi ke pinggir sungai.Selang beberapa menit, air sungai tiba-tiba meluap hingga menyeret Ridwan.
Tiga hari menghilang, Tim SAR Bima dan Pol Airud Polres Bima Kota berhasil menemukan korban Ridwan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (15/12).
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4364 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1909 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1412 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan