Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Pekerja Pariwisata di Denpasar Beralih Jadi Petani Bawang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tak sedikit pekerja pariwisata yang dirumahkan akibat pariwisata Bali lesu beralih ke dunia kerja lainnya.
Salah satunya menjadi petani bawang, seperti fenomena yang terjadi di Kota Denpasar. Hal itu dikatakan Kadis Pertanian AA. Bayu Bramasta saat penyerahan bantuan alat dan mesin pra panen dan bibit Babi kepada kelompok tani dan peternak di Balai Subak Sidakarya, pada Minggu, (19/12).
"Kelompok tani bawang Denpasar, 90 persen anggotanya awalnya pekerja pariwisata yang dirumahkan,” ujarnya.
Fenomena ini menurutnya membuktikan sektor pertanian mampu membuka lapangan kerja. Sejalan dengan kondisi itu, Pemerintah Kota Denpasar berupaya mendukung produktifitas para petani, serta mendukung modereninasi yang bertujuan dapat mengurangi biaya produksi yang dikeluarkan.
“Modernisasi pertanian dapat menarik generasi muda untuk bertani, sehingga adanya regenerasi petani. Sektor pertanian juga telah terbukti mampu menyerap tenaga kerja," ujarnya.
Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa sesaat setelah menyerahkan bantuan mengatakan, ketahanan pangan dapat tercapai jika petani dan perternak terus berproduksi.
Arya Wibawa dalam menyampaikan penyerahan alat bantu pertanian ini diharapkan dapat memacu semangat para petani.
“Kami harap bantuan ini memberikan motivasi kepada petani agar lebih semangat lagi. Pemerintah sebagai fasilitator terus berupaya memberikan bantuan benih dan pupuk agar sektor pertanian terus berjalan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan pemberian bantuan alat dan mesin pertanian bertujuan untuk memodernkan pertanian dan memudahkan petani dalam menjalankan usahanya dan dapat mengurangi cost yang dikeluarkan sehingga petani sejahtera dapat terwujud. Untuk diketahui, bantuan itu diserahkan kepada 24 kelompok tani/subak di Denpasar.
Ia juga mnyerahkan bantuan 17,1 ton benih padi, Kelompok peternak menerima 60 bibit babi, 2 alat kultivator kepada Subak Sidakarya, 1 Alat kultivator kepada Subak Renon dan 4 rice transplanter masing-masing 1 buah kepada Subak Sidakarya, Subak Sembung, Subak Uma Desa serta Pupuk NPK sebanyak 60 Ton.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4375 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1913 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1413 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan