Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Dapur Warga Melaya Roboh, Tidak Bisa Masak Jika Hujan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dapur tua milik Wayan Sutarjana (68) warga Moding, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana roboh setelah diterjang hujan disertai angin kencang beberapa hari lalu.
Korban Wayan Sutarjana Selasa (21/12/2021) menjelaskan, saat ini tanahnya dibangun di lahan sejak tahun 1980 lalu. Karena tidak memiliki biaya, ia tidak mampu membangun rumah dan dapur yang layak karena hanya menjadi buruh serabutan. Kini untuk memasak Sutarjana lakukan secara darurat.
"Kalau tidak hujan baru bisa memasak. Karena kami masak dengan tungku," jelasnya.
Dapur tua terbuat dari bedek miliknya roboh diterjang hujan angin beberapa hari lalu. Ditemui di halaman rumahnya, Selasa (21/12/2021). Sutarjana masuk dalam daftar buku merah mendapatkan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan).
Diketahui, Sutarjana sudah pernah mendapatkan bedah rumah tahun 2018 lalu namun ditempati anaknya.
Kadis Sosial Jembrana dr Made Dwipayana mengatakan pihaknya sudah menyampaikan informasi terkait dapur warga yang roboh tersebut kepada kabid dan kasi yang menangani.
"Laporan ini akan disampaikan ke Kabid agara segera ditangani," jelasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4378 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2044 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1915 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1413 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan