Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Piodalan Pura Amertha Giri Rinjani Polres Lotara
BERITABALI.COM, NTB.
Bertepatan dengan rahina Saniscara, wuku Pahang Purnamaning sasih kepitu (18/12) Sabtu lalu, berlangsung karya pujawali di Pura Amertha Giri Rinjani Polres Lombok Utara (Lotara).
Pura ini diempon dan disungsung oleh anggota Polres Lotara yang beragama Hindu. Dalam pelaksanaan pujawali tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Pada saat persembahyangan, umat dibatasi dan pelaksanaan diatur secara bertahap atau bergantian, yang telah selesai melaksanakan persembahyangan.
Persembahyangannya sendiri dihadiri oleh Kapolres Lotara, AKPB I Wayan Sudarmanta SIK MH didampingi Ketua Bhayangkari cabang Lotara, Selain itu juga semua PJU Polres Lotara yang beragama Hindu.
Rangkaian prosesi pada puncak pujawali diawali dengan ngaturang upakara Penyapsap (pebersihan) secara sekala dan dilanjutkan upacara mejaya-jaya Kapolres Lotara didampingi Ketua Bhayangkari cabang Lotara.
Upacara ini adalah salah satu prosesi penyucian melalui ritual Agama Hindu. Tujuannya adalah membersihkan pengaruh-pengaruh negatif atau mala dalam diri seorang agar mendapatkan kesucian jasmani maupun rohani. Dengan upacara ini, diharapkan pula dalam kepemimpinan Kapolres Lotara mendapatkan kejayaan demi kemajuan Institusi Polri khususnya Polres Lotara yang ia pimpin.
Selanjutnya digelar ngebejiang dan ngunggahang. Prosesi ini dipimpin oleh Jero Mangku Dewa Pidi dan Jero Mangku Bripka I Gusti Bagus Tirtya Suda. Sedangkan untuk puncak pujawali (petirtan) dipuput oleh Ida Pedanda Gede Nengah Ngenjung Arnawa, dari geriya Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.
Pada kesempatan tersebut Kapolres Lotara mengatakan bahwa persembahyangan ini dilaksanakan bertujuan untuk memohon keselamatan lahir batin kehadapan Tuhan Yang Maha Esa Ide Sang Hyang Widi Wasa.
"Selain itu untuk kegiatan persembahyangan di Pura Amertha Giri Rinjani Polres Lotara sudah diatur sehingga semua personel dapat melaksanakan persembahyangan. Ini di lakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di dalam areal Pura,” ucap Kapolres Lotara.
Lebih lanjut Alumni Akpol 2001 Kelahiran Tabanan Bali ini juga berharap agar semua anggota keluarga besar Polres Lotara diberikan tuntunan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan termasuk di dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Kegiatan ini juga salah satu pembinaan mental spiritual anggota guna meningkatkan Srada Bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widi Wasa)," ucap Kapolres.
Untuk saat ini pelaksanaan piodalan sedikit berbeda. Ada pembatasan dan persembahyangan dilaksanakan secara bergantian karena masih dalam pandemi Covid-19.
"Semua ini semata untuk mencegah terjadinya kerumunan,” terangnya mengakhiri.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4378 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2044 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1915 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1413 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan