Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
1.497 Tim Gabungan Polda Bali Diterjunkan Saat Nataru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 1.497 tim gabungan Polda Bali dan stakeholder terkait dikerahkan dalam pengamanan bersandi Operasi Lilin Agung 2021 yang berlangsung di Lapangan Puputan Margarana Renon Denpasar, pada Kamis 23 Desember 2021.
Operasi Lilin Agung ini siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).
Dalam arahanya, Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra menyampaikan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh lapisan masyarakat selalu waspada, agar pelaksanaan Nataru berjalan aman dan lancar.
Diharapkannya, masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar tidak tertular virus covid-19. Apalagi saat ini masuknya varian baru Omicron yang penyebarannya begitu cepat terdeteksi di Indonesia.
"Mari patuhi kebijakan pemerintah melalu Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 dan khusus di Bali diimplementasi melalui SE Gubernur Bali Nomor 20 Tahun 2021, untuk kenyamanan, keamanan dan kesehatan kita bersama," ujarnya.
Diterangkan Irjen Putu Jayan, Operasi Lilin yang berlangsung dari Jumat 24 Desember 2021 hingga Minggu 2 Januari 2022, akan menerjunkan 1.497 personel gabungan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, Pecalang dan para stakeholder lainnya.
Tim gabungan ini disiagakan di 5 Pos Pelayanan dan 5 Pos di pintu-pintu masuk ke Bali. Khususnya di Pelabuhan, Bandara dan lokasi yang berpotensi keramaian.
"Pengamanan terfokus pada pelayanan masyarakat, orang yang keluar masuk Bali, juga pengamanan di tempat-tempat ibadah, agar pelaksanaan ibadah tahun ini dapat berjalan lancar dan semua kegiatan masyarakat dapat terlayani dengan baik," ungkapnya.
Jenderal bintang dua di pundak ini memberikan penekanan agar dilaksanakan random cek di setiap Pospam, berupa Swab Antigen.
Ia juga mengharapkan adanya kepatuhan masyarakat di lokasi objek wiaata atau tempat keramaian dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi.
"Para pengelola tempat diminta jangan hanya sekedar menyediakan, tetapi harus dipakai sebagaimana mestinya sebagai pengawasan pelaksanaan, pengecekan, serta pengendalian Covid-19," ujarnya.
Terkait potensi intoleransi dan terorisme di tengah masyarakat dalam menyikapi Nataru, Jayan Danu mengklaim kondisi Bali sampai saat ini masih kondusif. Tentunya ini merupakan tugas para Satgas dan Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) untuk selalu melakukan koordinasi dan pengawasan secara intelejen melalui sarana yang ada terhadap potensi jaringan-jaringan tersebut.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4381 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2048 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1919 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1578 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1416 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan