Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Usaha Limbah Kelapa, Punya Prospek Menjanjikan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jangan sepelekan limbah kelapa yang biasa menumpuk di sekitar penjual es kelapa muda. Meski terlihat sepele, limbah kelapa punya nilai tinggi bila mendapat sentuhan kreativitas.
Berikut ini ide usaha limbah kelapa dengan peluang menjanjikan.
Peluang bisnis semakin besar dengan berkembangnya e-commerce di Indonesia. Bisnis ini hanya bermodal ponsel, pemasaran bisa dilakukan maksimal dengan memaksimalkan situs penjualan, seperti Tokopedia, Shopee hingga Bukalapak.
Melalui e-commerce, ditambah media sosial, pasar yang dijangkau tak hanya terbatas di sebuah kota. Bahkan, dari negara lain pun bisa melirik. Tentu menjadi sebuah impian setiap pengusaha ketika bisa menembus pasar internasional.
Lalu, apa usaha yang tak butuh modal besar, namun bahannya mudah didapatkan? Limbah kelapa bisa menjadi solusinya!
Kelapa tak hanya diambil air dan dagingnya, namun juga batok dan serabutnya. Pada artikel ini, akan membahas ide usaha limbah kelapa.
Limbah Kelapa Menumpuk
Limbah kelapa menjadi salah satu yang cukup memusingkan para pedagang es kelapa muda dan kelapa parut. Terkadang, limbah kelapa itu bisa menumpuk hingga berminggu-minggu di sekitar warung.
Dari mulanya limbah kelapa berwarna hijau cerah sampai menjadi coklat kehitaman. Di beberapa tempat, limbah kelapa itu dibeli warga dengan harga sangat murah untuk bahan pembakaran.
Limbah kelapa yang sudah berwarna coklat dijemur hingga kering. Waktu pengeringan sangat bergantung pada terik matahari. Jika musim hujan, bisa dibayangkan berapa hari waktu yang dibutuhkan untuk serabut kelapa benar-benar kering.
Kerajinan Batok Kelapa
Kerajinan tangan bisa menjadi solusi menemukan ide usaha limbah kelapa. Batok kelapa yang sudah dibersihkan bisa disusun menjadi berbagai bentuk, mulai dari gayung, teko, cangkir, tas, gantungan kunci hingga kancing baju.
Cara membuat kerajinan tangan itu sudah banyak tersedia di Youtube. Para pengrajin batok kelapa yang sudah turun lebih dahulu kerap membuat tutorial memanfaatkan limbah kelapa tersebut.
Penghalusan Batok Kelapa
1. Pisahkan Batok dan Serabut
Bila limbah kelapa didapat dari penjual es kelapa muda, pisahkan terlebih dahulu antara batok dan serabut kelapanya. Namun jika didapat dari penjual kelapa parut, biasanya dari warung sudah dalam bentuk batoknya saja.
2. Pembersihan Batok Kelapa
Setelah terpisah, bersihkan batok kelapa menggunakan amplas kasar. Setelah bersih, baru menggunakan amplas yang halus dan diakhiri dengan menggosok pakai daun pisang kering. Cara ini digunakan untuk membuat batok kelapa mengkilap.
3. Pemotongan Batok Kelapa
Setelah batok kelapa benar-benar bersih, potong batok kelapa sesuai bentuk yang diinginkan. Pemotongan ini menjadi tahap paling sulit karena batok kelapa rawan pecah. Untuk itu butuh skill dan gergaji khusus.
4. Pengecatan Batok Kelapa
Setelah bentuk didapat dan pengeleman rampung, akhiri dengan cat pernis kayu agar semakin cantik.
5. Manfaatkan E-Commerce dan Media Sosial
Jangan sepelekan peran penting e-commerce dan media sosial. Sudah ada banyak pengusaha yang merasakan dampak besar dari dua alat pemasaran online ini.
Untuk membuat bisnis ini sukses, lengkapi keahlian dengan dokumentasi produk. Tahap ini paling penting untuk menghasilkan foto dan video yang bisa menarik dan meyakinkan calon pembeli.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4398 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2057 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1932 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1586 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1428 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan