Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Polisi Berkebun Aktif Tumbuh Kembangkan Ketahanan Pangan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polres Badung dengan aktif menumbuh kembangkan ketahanan pangan dalam program 'Polisi Berkebun' yang akan diwarisi oleh generasi berikutnya.
Dimana dari ketahanan pangan itu sukses memanen jagung di Subak Citra Desa Bungkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Kamis 30 Desember 2021.
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH yang hadir di lokasi panen jagung mengungkapkan rasa bahagianya, ketika berbaur dengan masyarakat layaknya masyarakat yang tiada sekat.
"Saya sangat bahagia sekali hari ini, karena apa yang kita lakukan selama ini hasilnya berbuah manis dan langsung bisa dirasakan masyarakat," ungkapnya saat memberikan sambutan sebelum memulai memanen jagung.
"Kita hanya menaruh bibit, hanya menaruh. Alam dan Tuhanlah yg memberikan kehidupan dan pertumbuhan. Coba direnungkan apa yang harus dilakukan sebagai tanggung jawab kita yang dapat diberikan kepada masyarakat," sambungnya.
Seperti ungkapan orang bijak sambung Kapolres Dedy, "Jalankan hidup ini dengan apa yang kita terima ciptakan hidup ini dengan apa yang kita berikan".
"Sesungguhnya kita sendirilah yang menciptakan hidup ini bukan orang lain. Jika di kehidupan lampau kita suka berbuat kebajikan dipastikan dimudahkan di kehidupan ini, begitupula sebaliknya, jika kita bermalas malasan, banyak kesulitan yang harus kita jalani," ujarnya.
Kegiatan yang sangat menyentuh hati masyarakat ini, yaitu memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan subur, tentu diharapkan oleh semua mahkluk. Mulai dari kehidupan hewan, di kehidupan masyarakat, bahkan Tuhan akan senang dan penyayang atas kehidupan kita.
"Kembangkan terus benih-benih kebajikan seperti ini, melalui Polmas proaktif yang dapat memberikan konstribusi bermanfaat untuk rakyat dan jangan lakukan pencitraan, tetapi berbuatlah nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat," beber perwira melati dua di pundak itu.
Ia mencontohkan ada salah satu warga masyarakat yang kehilangan sapi, setelah dilakukan pencarian, sapi pun ditemukan, namun talinya sudah dilepas. Hal ini salah satu contoh pencegahan Polmas proaktif.
"Motif-motif pencurian sangat banyak ada yang langsung di potong di tempat, dilepas kemudian dibawa, karena adanya polisi berkebun yang sehari-hari ada di sawah (di masyarakat) niat jahatnya bisa dicegah," pungkasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4399 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2057 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1933 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1586 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1429 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan