Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Jelang MotoGP Mandalika, Jaringan Copet Internasional Dipetakan
BERITABALI.COM, NTB.
Polda NTB melakukan proses identifikasi jaringan internasional yang berafiliasi dengan sindikat copet asal Jakarta di ajang World Superbike 2021 di Sirkuit Mandalika.
Langkah itu dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat bersamaan dengan rangkaian penyidikan kasus pencurian dari dua kelompok copet asal Jakarta yang kini telah mendekam di Ruang Tahanan Polda NTB.
"Jadi siapa saja kelompok-kelompok dari jaringan internasional-nya itu (sindikat copet), kami petakan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Hari Brata, di Mataram, Senin (3/1/2022).
Menurutnya, keterangan dari pemeriksaan dua kelompok copet beranggotakan delapan orang itu menjadi dasar polisi membuat skema dari jaringan kejahatan skala internasional tersebut.
"Jadi kegiatan ramai semacam MotoGP nanti, menjadi peluang mereka untuk beraksi. Itu yang kita antisipasi pada hari pelaksanaan dengan melakukan pemetaan. Kami petakan siapa saja kawan-kawannya," tanggapnya.
Bahkan untuk lebih mematangkan situasi keamanan, dia telah meminta anggotanya dan seluruh jajaran reserse kriminal di tingkat Polres dan Polsek agar menciptakan kondisi keamanan dengan menggalakkan pengungkapan kasus kejahatan.
"Jadi penekanannya ke kegiatan rutin kepolisian, yang normal, jadi ditingkatkan, yang biasa sehari ungkap satu, dua kasus, diminta untuk ditingkatkan, DPO-DPO itu juga, tangkap mereka. Itu yang kami tekan sampai ke bawah," kata dia.
Ia memastikan akan melakukan giat pengamanan seperti di ajang WSBK pada November 2021. Diantaranya sterilisasi kawasan dan menyebar personel berpakaian preman pada hari pelaksanaan, menjadi bagian dari antisipasi gangguan keamanan.
"Langkah yang sama seperti momentum WSBK itu yang akan kami lakukan pada hari pelaksanaan (MotoGP), sterilisasi dan sebar personel di tribun penonton," ucapnya. (sumber: Antara)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4400 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2059 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1939 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1588 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan