Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Usaha Kuliner Nasi Jinggo Kuah Rawon di Vespa Kesayangan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
I Kadek Sukarai (43) warga Banjar Anyar Desa Baluk, Jembrana punya inovasi stan angkringan unik dengan modifikasi vespa.
Inilah yang menjadi daya tarik angkringannya di seputaran twin tower dan tak asing bagi pengunjung yang berolahraga sore. Sukarai menuturkan, bagi para pecinta otomotif roda dua tak asing dengan jenis Sespan Vespa ini.
Pandemi mengakibatkan mantan driver and guide ini putar otak dan beralih haluan dengan berjualan angkringan. Hal ini ia lakukan demi menafkahi anak-anak yang masih dan istri. Buka dari jam 18.00 WITA, ia melakoni usahanya dengan rasa senang dan tabah.
"Awal Juli 2020 usaha angkringan dilakoni dengan berjualan nasi Jinggo kuah rawon ayam kampung yang dikenal dengan para konsumennya Najiikura (Nasi Jinggo Kuah Rawon) dan juga aneka jenis minuman," ungkapnya.
Ketika membandingkan penghasilan saat masih menjadi guide tentu berbeda. Namun, saat pandemi Covid-19 ini, ia justru merasa lebih dekat dengan keluarga terutama dengan sang istri dan lebih menikmati hidup.
"Banyak kalangan pembeli kalangan anak muda dan juga pecinta nasi Jinggo apalagi rasanya di lidah bikin tak asing, gurih dan nikmat. Memang suka memasak sejak awal hingga kini lebih tekun dan berinovasi dalam bidang kuliner. Untuk memasak rawon butuh waktu 3 jam itu dikerjakan di rumah sedangkan untuk nasinya dikerjakan di rumah bersama keluarga," katanya.
Para penikmat kulinernya terdiri mulai dari pegawai, olahraga dan juga yang kebetulan sedang lewat hanya sekadar mampir menikmati kuliner sajian najikura. Tak kalah uniknya adalah sang istri justru pecinta Vespa juga.
I Kadek Sukarai menguraikan, untuk modifikasi Vespa tipe Sespan army ini menggelontorlkan dana sekitar Rp16 juta plus pespannya. Dan ini dibuat sampai menjual motor kesayangan RK King. Tapi namanya hobi apapun jangan takut untuk berinovasi termasuk usaha kuliner yang dilakoni ini.
"Harapannya dengan berjualan malam di lokasi twin tower dengan penataan taman dan penerangan menyala serta apik tertata sehingga yang berjualan juga nyaman. Apalagi banyak yang hadir disini sudah memenuhi standar prokes," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4400 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2059 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1939 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1588 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan