Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Konsumsi 1-2 Cangkir Minuman Ini Bisa Bakar Lemak Perut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Lemak visceral adalah lemak yang berada di dalam rongga perut dan membungkus organ-organ vital. Jika diabaikan, lemak perut ini bisa membahayakan kesehatan.
Karena itu, Anda bisa melakukan olahraga atau diet untuk membakar lemak visceral. Tapi, ada satu minuman tradisional yang bisa membantu mengurangi lemak perut dengan meningkatkan metabolisme lemak dan menghalangi pembentukan sel lemak baru.
Minuman untuk membakar lemak perut atau lemak visceral itu berasal dari teh rooibos. Minuman ini dikenal dengan aroma kayunya yang khas dan dibuat dengan memfermentasi daun semak berbunga Aspalathus linearis. Penelitian menunjukkan bahwa aspalathin, bahan aktif dalam daun teh ini bisa membantu mengurangi hormon stres yang memicu rasa lapar dan penyimpanan lemak.
"Tidak ada yang bisa menggantikan manfaat dari diet sehat dan olahraga, tapi teh rooibos bisa membantu memberikan dukungan ekstra," kata Dokter Tim Bond, dari Tea Advisory Panel dikutip dari Express.
Penelitian telah menemukan bahwa teh rooibos mengandung senyawa yang disebut aspalathin. Dalam penelitian laboratorium, senyawa itu terbukti mengurangi lemak, meningkatkan metabolisme lemak dan memblokir pembentukan sel lemak.
Karena rooibos memiliki rasa manis yang alami, baik sedikit atau tanpa gula, minuman ini bebas kalori yang aman dikonsumsi. Tanaman ini juga merupakan sumber yang kaya antioksidan untuk membantu mengatur metabolisme glutathione dalam tubuh.
Glutathione adalah antioksidan kuat yang telah terbukti melindungi tubuh dari peradangan, racun dan radikal bebas dan patogen. Dokter Hanél Sadi-Van Gijsen, dari Divisi Fisiologi Medis di Universitas Stellenbosch, menjelaskan peradangan dan stres oksidatif merupakan ciri dari disfungsi lemak.
Kondisi itu juga berkaitan dengan banyak penyakit yang berhubungan dengan obesitas. Dalam satu studi tabung, temuan menunjukkan teh rooibos meningkatkan metabolisme lemak dan membantu memblokir pembentukan sel-sel lemak baru.
"Data kami menunjukkan bahwa fermentasi rooibos yang larut dalam air panas menghambat adipogenesis dan memengaruhi metabolisme adiposit, sehingga menunjukkan potensinya dalam mencegah obesitas," kata para peneliti.
Adipogenesis adalah proses di mana sel-sel sarat lemak berkembang dan terakumulasi sebagai jaringan adiposa di berbagai tempat di seluruh tubuh. Sel-sel ini berkembang baik sebagai lemak subkutan maupun sebagai timbunan lemak.
Minum hanya satu atau dua cangkir rooibos per hari dapat membantu mencegah pembentukan lemak perut yang berbahaya. Namun, studi lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk menyelidiki efek herbal rooibos pada penurunan berat badan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4407 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2066 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1947 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1596 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1438 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan