Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Pandemi Musik Mati Suri, 2 Pemuda Ini Konsisten Berkarya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Muka lama rasa baru di skena musik Denpasar. Mati surinya musik di era pandemi ini tidak menyurutkan Ardy dan Sari untuk terus berkarya.
Menantang peruntungan bermusik di 2022 ini, mereka berkolaborasi dan membentuk sebuah band baru yang diberi nama Exira. Nama Exira sendiri berasal dari pepatah Irlandia “Delira & Excira” yang artinya delirious and excite.
Memulai awal karir di 2022 ini Exira merilis satu video akustik diluncurkan pada 13 Januari kemarin pukul 17.00 WITA di kanal Youtube Exciraofficial. Lagu ini juga merupakan draft lagu untuk single terbaru Exira yang akan di rilis di bulan Februari 2022 mendatang.
Single terbaru dari Exira sedang di siapkan berjudul “Gaslighter”, menceritakan tentang sikap seseorang yang mulai lelah menghadapi kelakuan orang yang suka bertindak sesuka hati, mempermainkan serta memanipulasi perasaan.
Dalam rangka promosi single pertama, Exira melaksanakan Mini Tour promo ke berbagai daerah di Bali. Mini Tour dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama dilaksanakan pada bulan Januari dan sesi kedua pada bulan Februari mendatang.
Adapun titik yang akan singgahi yang mempunyai fanbase Makers Family terbanyak di pulau Bali, seperti Denpasar, Canggu, Ubud, dan Kuta.
Pelaksanaan tour tersebut yang diorganisir oleh Berangkat Management, diharapkan dapat menjadi media manyampaikan hal-hal positif melalui musik dan dapat memberikan contoh attitude yang baik pada generasi muda Indonesia.
Chaerul Adjam selaku producer Exira mengaku sangat mendukung kolaborasi antara Ardy dan Sari ini yang kini tergabung dalam Exira.
“Saya sebagai orang yang selalu berada di belakang layar, melihat kemistri Ardy dan Sari, jika dipersatukan akan sangat menarik. Sehingga saya berpikir untuk menggabungkan mereka dalam sebuah band ini, Exira.” ungkapnya.
Dengan bantuan Eko Ramone, Chaerul Adjam berkeyakinan bahwa untuk meningkatkan skena musik di Bali, segala peluang harus dikerjakan. Harus dilaksanakan.
“Peluang demi peluang untuk membangkitkan skena musik di Bali akan tercipta seiring keteguhan hati kita untuk percaya bagaimana mengolah talent menjadi sesuatu yang istimewa dan dinanti orang. Dalam hal ini, saya juga merasa bersyukur bahwa ‘Berangkat Management’, yang saya buat, bisa menjadi berkat bagi banyak musisi, dan semoga selalu bisa ‘memberangkatkan’ impian-impian musisi dan skena musik di Bali untuk sampai pada tujuannya," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1985 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan