Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Homestay dan Hotel Melati di Lombok Masih Banyak Kosong
BERITABALI.COM, NTB.
Meskipun banyak hotel di Lombok yang telah dipesan menjelang MotoGP Mandalika, namun bukan berarti bahwa seluruh hotel maupun penginapan di Lombok telah penuh.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengatakan masih banyak penginapan dan hotel yang kosong di Lombok Timur dan Lombok Utara.
“Di Lombok Utara khususnya tiga Gili belum bergerak (masih kosong) termasuk Lombok Timur juga sama,” kata Ketur Wolini, Jumat (14/1).
Lombok Barat dan Mataram telah penuh dipesan penonton MotoGP. Namun, khusus hotel melati dan homestay masih banyak yang kosong.
“Untuk di Lombok Barat, Lombok Tengah dan Kota Mataram kalau hotel bintang dua sampai lima semua sudah penuh. Tapi hotel melati dan homestay masih banyak yang kosong,” ujarnya.
Sebelumnya, Komandan Lapangan Persiapan MotoGP Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto, mengatakan Lombok kekurangan kamar untuk penonton MotoGP. Pemerintah mengizinkan MotoGP ditonton 65 ribu orang. Namun ketersediaan kamar di Lombok hanya sekitar 16 ribu kamar.
Skenario pemenuhan kebutuhan kamar juga sudah dilakukan, mulai dari homestay milik warga lingkar Mandalika, penginapan atau hotel di Bali, namun itu belum memenuhi kebutuhan penonton. Total hanya tersedia 42 ribu kamar, yang artinya kekurangan 20 ribu kamar lagi.
Menanggapi beberapa opsi tersebut, Wolini mengatakan boleh saja penonton diarahkan untuk menginap di luar NTB, namun dengan catatan seluruh hotel yang ada di Lombok harus benar-benar terisi tamu.
“Apabila asumsi penjualan tiket 65 ribu jelas akan kekurangan kamar hotel,” katanya.
“Boleh-boleh saja alternatif di Bali asal harus penuh dulu kamar-kamar hotel yang ada di Lombok, baik yang ada di Lombok Timur, Lombok Utara dan juga hotel melati dan homestay di Lombok,” ujarnya.
Beberapa alternatif memenuhi kebutuhan kamar sudah disuarakan. Opsi mendatangkan kapal pesiar dari Singapura juga diutarakan.
“Saat ini sudah ada dua kapal cruise (pesiar) dari Singapura yang siap datang ke Lombok,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.
Namun, kapal pesiar hanya mampu menyediakan 2 ribu kamar. Kapal yang datang pun membawa penonton MotoGP Mandalika, bukan dengan kondisi kosong.
Terbaru, opsi menyediakan area camping ground di Lombok untuk penonton MotoGP tengah dibahas. Namun itu jika betul-betul kekurangan kamar.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1986 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan