Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Aspal Landasan Bandara Sumbawa Dipertebal 7 cm untuk MXGP
BERITABALI.COM, NTB.
Agar pesawat jenis boeing bisa mendarat dengan aman di Bandara Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, runway atau landasannya akan dipertebal.
Dari kondisi saat ini, akan dioptimalkan kekuatan aspalnya menjadi tujuh centimeter. Mengingat, Kejuaraan Dunia MotoCross atau lebih dikenal dengan Moto Cross Grand Prix (MXGP) di Kabupaten Sumbawa, akan dilaksanakan pada 26 Juni mendatang.
Menyusul kedatangan Tim survey dari MXGP untuk melihat lahan di wilayah jalan SAMOTA (Sumbawa, Moyo, Tambora). Juga kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ke Sumbawa Kamis (14/1) sore lalu.
Kedatangan Menhub untuk melihat langsung bandara Sultan Kaharuddin III, Sumbawa yang akan dibenahi untuk mendukung MXGP ini.
Memang, saat ini Bandara Sultan Kaharuddin hanya mampu didarati pesawat jenis ATR. Untuk itu, Bandara ini akan dibenahi sehingga mampu didarati pesawat yang lebih besar. Menteri menegaskan kesiapannya untuk membantu overlay atau mempertebal landasan bandara.
Sementara Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengungkapkan, biaya penebalan landasan bandara ini akan dikeroyok oleh pemerintah Kabupaten, Provinsi dan pemerintah pusat.
"Itulah Pak Menteri, Pak Dirjen, tolong kami dibantu," kata Gubernur kepada Menteri.
Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengatakan, bahwa Menteri Perhubungan telah berkomitmen untuk mendukung kegiatan MXGP. Yakni dengan mengoptimalkan runway Bandara Sumbawa.
"Sudah ada komitmen dari pak Menteri Perhubungan, untuk membantu mengoptimalkan kekuatan aspalnya menjadi tujuh centimeter," ujar gubernur Zul, usai mendampingi Menhub mengelilingi bandara.
Dikatakan, nantinya pengoptimalan runway bandara ini akan dilakukan bersama oleh pemerintah pusat, Pemprov NTB dan Pemda Sumbawa. Mengingat, pengoptimalan runway ini sangat penting. Agar pesawat jenis boeing bisa mendarat dengan aman di Bandara Sumbawa. Jadi runwaynya perlu dipertebal.
Gubernur Zul mengungkapkan, adapun dana yang dibutuhkan sekitar 40 hingga 50 miliar rupiah. Untuk sementara ini, hanya dilakukan pertebalan landasan terlebih dahulu. Sehingga pesawat dengan bobot lebih besar bisa mendarat.
Selain itu, hasil survey dari tim survey yang turun ke Sumbawa secara umum menyatakan bahwa Kabupaten Sumbawa sudah mantap.
Secara terpisah advisor MXGP, Happy Harinto mengatakan, dia belum bisa bicara panjang lebar. Sebelum segala sesuatunya terkait event ini clear.
Sebab, banyak hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Namun, pihaknya bersyukur karena pemerintah daerah hingga pusat mendukung event ini.
"Tinggal bagaimana kita menjalani ini saja," katanya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1986 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan