Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Jenazah Wanita Ini Melahirkan di Dalam Peti Mati
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita berusia 33 tahun, Nomveliso Nomasonto Mdoyi dari desa Mthayisi dekat Mbizana melahirkan di dalam peti mati. Ia meninggal saat hamil 9 bulan dan belum dimakamkan hingga hari ke-10.
Peristiwa ini ditemukan pada 16 Januari 2018 tapi masih menyisakan trauma dan menjadi cerita yang sering terdengar sampai sekarang. Mandzala Mdoyi, 76, ibu dari wanita yang melahirkan di dalam peti mati mengatakan putrinya meninggal tiba-tiba setelah mengalami sesak napas.
"Kami minta pada orang terpelajar, orang yang lebih tahu, untuk menenangkan kami dan menjelaskan bagaimana mungkin wanita yang sudah meninggal bisa melahirkan."
"Saya sekarang berusia lebih dari 70 tahun dan tidak pernah mendengar hal seperti itu. Mengapa itu terjadi pada anak saya?"
"Saya sangat terpukul dengan kematiannya yang terlalu dini dan sekarang dia melahirkan ketika sudah meninggal 10 hari. Apa itu? Tuhan tolong datang dan campur tangan?"
Meskipun ada saran dari beberapa orang untuk membakar ibu dan anak karena dicurigai melakukan sihir, keluarga memutuskan untuk memberi mereka pemakaman yang layak. Pemilik Pemakaman Lindokuhle Fundile Makalana mengatakan stafnya terkejut mengetahui wanita itu telah melahirkan.
“Ketika kami membawa mayat dari baki kamar mayat ke peti matinya, kami menemukan bayi yang baru lahir di antara kedua kakinya.
"Bayi itu sudah mati. Kami sangat terkejut dan ketakutan sehingga kami bahkan tidak sempat melihat jenis kelamin bayi itu."
"Saya telah berkecimpung dalam bisnis ini selama lebih dari 20 tahun dan belum pernah dengar tentang wanita meninggal yang melahirkan."
Dia mengatakan bahwa tubuhnya membengkak hampir dua kali lipat ukuran biasa terutama perut dan payudara dan wanita itu harus memiliki peti mati yang dirancang khusus.
“Bahkan setelah lahir perut masih kembung. Dia dimasukkan ke dalam satu peti bersama bayinya," kata Makalana.
Menurut sejumlah spesialis medis, janin bisa keluar jika ibu meninggal, baik selama kontraksi dan relaksasi otot selama kematian atau karena bakteri menyebabkan perubahan. Seorang veteran, Dr. Patrick Hutchinson, dari London Timur menyatakan kelahiran adalah akibat dari fenomena alam dan bukan supernatural.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1987 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan