Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Kantor Desa Saba Bocor, Air Genangi Sejumlah Ruangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kantor Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, bocor sehingga air hujan tergenang di sejumlah ruangan. Warga yang hendak mengurus surat-surat ke kantor desa harus jalan berhati-hati agar tidak terpeleset.
Genangan air nampak di ruang tengah Kantor Perbekel Desa Saba. Warga menilai kantor desa tersebut sudah tak representatif sebagai kantor pemerintah. Terlebih kantor desa ini juga harus memberikan pelayanan kepada warga.
Perbekel Desa Saba, Ketut Redhana, membenarkan kantor desa bocor dimana-mana. Hanya saja pihaknya belum bisa melakukan renovasi karena terbatasnya anggaran.
“Ya memang bocor dan sudah sejak lama. Kalau sudah hujan-hujan begini ya airnya masuk dan menggenang. Tapi saat ini kami tidak memiliki anggaran untuk renovasi,” ujarnya, Selasa (18/1).
Pihaknya telah melakukan sejumlah upaya agar kantor desa bisa dipindahkan atau dibangun baru. Terlebih saat ini tanah kantor desa saat ini merupakan milik Puri Kawan Bonbiu.
“Dan sampai saat ini kantor desa ini belum pernah direnovasi. Jadi kayu-kayunya itu sudah lama pak, setahu saya bagian luar juga belum pernah ada renovasi,” jelasnya.
Saat ini, pihaknya hanya mengamankan arsip dan dokumen penting. “Kami usahakan mengamankan arsip penting dulu. Dan kami harap masyarakat memaklumi dulu jika pelayanan terganggu,” tutup dia
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4449 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2094 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1995 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1632 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1470 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan