Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
BUPDA Mart dan Banjar Creative Space Hadir di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Untuk membangkitkan sektor perekonomian adat di Kabupaten Jembrana, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri penandatanganan perjanjian kerjasama Baga Utsaha Praduwen Desa Adat (BUPDA) di Desa Adat Tegalcangkring dengan PT Surya Sanjaya.
Bupati Tamba sekaligus juga meresmikan BUPDA Mart dan Banjar Creative Space, Sabtu (22/1/2022). Kali ini Kabupaten Jembrana mendapatkan dua jatah Banjar yakni Banjar Adat Bilukpoh dan Banjar Adat Yehbuah untuk mengembangkan BUPDA dari pusat dan mendapatkan langsung pembinaan Banjar Creative untuk para usaha.
Nantinya akan menyebar di setiap banjar yang ada di Kabupaten Jembrana. Sementara Bupati Tamba mengatakan, Dengan adanya BUPDA tersebut potensi yang akan digali oleh Desa Adat akan lebih luas dan leluasa. Selain itu, setiap Desa Adat juga akan mengembangkan potensi-potensi lainnya.
Ini merupakan menjadi payung hukum bagi desa adat membangun sektor-sektor usaha riil di masyarakat. “Hari ini kita meresmikan BUPDA Mart banjar creative yang nantinya bisa mendidik para anak-anak muda untuk menjadi wirausaha,” terangnya.
Menurutnya Saat ini ada dua hal yang harus dilakukan pemerintah kabupaten jembrana untuk membangun prekonomian desa adat. selain mengembangkan banjar creative BUPDA mart juga mengembangkan Instalasi pengelolaan air limbah cair (IPAL).
“Ini salah satu bentuk pemberdayaan kewirausahaan yang ada sekarang ini, tentunya ini semuanya barang bagus yang dibutuhkan untuk jembrana kedepannya,” ucapnya.
Tamba menambahkan, selama ini pasar yang dikembangkan hanya melalui dunia maya saja. dengan adanya pelatihan usaha kreatif bagi anak-anak muda desa adat mendapatkan support langsung dari Kementrian BUMN.
“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah lama malang melintang didunia kreatif pada hari ini Kabupaten Jembrana mendapatkan dua banjar pembinaan sebagai banjar creative dan ini sebagai pilot project bagi banjar yang lainnya untuk menyongsong digitalisasi tahun emas 2026,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ida Bagus Agung Gunarthawa dari Bali Initiative Hub mengatakan bahwa pihaknya sebagai kolabolator yang paling penting adalah adanya gagasan yang luar biasa apa yang sudah dikatakan oleh Bupati Jembrana beserta para legislatif yang sangat luar biasa konstruktif dan membumi.
“Tentu kami dari komunitas mensupport penuh dari tiga lembaga yang pertama adalah Indonesia Creative Space Network merupakan jaringan disuruh kabupaten kota kreatif indonesia, Bali Inisiatif , dan kampus STIMIK Primakara,” ujarnya.
Gunarthawa menambahkan, bahwa ini semua merupakan suatu ekosistem yang tidak bisa dilepaskan salah satunya, mulai dari sisi pendidikan, produk, masyarakat dan komunitas.
“Dan pastinya ini semua dengan endorsement dan support dari Bapak Bupati Jembrana,” pungkasnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4467 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2107 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2011 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1641 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan