Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Potensi Wisman Jepang Naik Saat Penerbangan Langsung dan Pengurangan Masa Karantina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Melihat sarana dan prasarana serta akomodasi pariwisata saat pandemi. Menparekraf menukan cara yang dianggap efektif menaikkan kunjungan wisatwan asing. Hal ini dapat dilakukan dengan penerbangan langsung dari Jepang dan pengurangan masa karantina.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan penerbangan langsung dari Jepang ke Indonesia menjadi salah satu daya tarik kedatangan wisatawan mancanegara.
Ia menyebut bahwa wisatawan Jepang sangat potensial untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya Bali. Sebelum pandemi Covid-19 terjadi, terdapat penerbangan langsung dari Tokyo ke Bali.
"Lebih dari 50 persen wisatawan Jepang saat itu tiba di Indonesia melalui Bali dan datang dengan penerbangan langsung dari Jepang. Saya sendiri juga pernah kunjungan ke Bali langsung dari Tokyo dan penuh semua pesawat," kata Sandi dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (24/1/2022).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 mencatat lebih dari 500 ribu wisatawan Jepang berkunjung ke Indonesia setiap tahun. Wisatawan Jepang masuk dalam lima terbanyak yang datang ke Indonesia, setelah wisatawan Malaysia, Singapura, China, dan India.
Selain faktor penerbangan langsung, menurut Sandi, kebijakan lama masa karantina juga berpengaruh. Ia berharap masa karantina bagi wisatawan Jepang bisa dikurangi.
"Efisiensi waktu penting bagi wisatawan Jepang, mengingat waktu wisatawan Jepang adalah sekitar 7 sampai 14 hari. Kementerian Luar Negeri, dalam hal ini KBRI Tokyo, juga mengharapkan koordinasi hubungan lanjut dari seluruh pihak untuk promosi wisata dan budaya Bali di Jepang untuk kebangkitan ekonomi," tutur Sandi.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, Kemenparekraf juga mendorong maskapai BUMN Garuda untuk mengaktifkan kembali penerbangan langsung Jepang-Indonesia.
Promosi wisata Indonesia ke wisatawan di Jepang juga telah dilakukan. Selain melalui promosi digitalisasi dalam bahasa Jepang, KBRI di Tokyo juga telah melakukan fun trip ke Bali bagi media Jepang pada Desember 2021 lalu.
Pada kunjungan itu, para jurnalis melihat langsung situasi terkini dan persiapan Bali menerima wisatawan asing, terutama dari Jepang.
Delegasi fun trip tersebut mengunjungi berbagai destinasi wisata Bali yang telah menerapkan protokol kesehatan CHSE, mulai dari kedatangan di bandara sampai setiap destinasi.
"Alhamdulillah mendapat respon positif dari media Jepang dan telah ditayangkan pada 27-28 Desember 2021 dan 7 Januari 2022. Kita ketahui Jepang pasar yang sangat potensial untuk pariwisata Indonesia, khususnya Bali," ujar Sandi. (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4467 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2107 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2012 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1642 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan