Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Rumah Kontrakan di Denpasar Terbakar, Anak Tertidur di Kamar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah kontrakan yang terletak di Jalan SMA 3 Gang VI nomor 79 di Banjar Lebah Desa Sumerta Kaja Denpasar Timur, pada Selasa 25 Januari 2022 ludes diamuk si jago merah.
Peristiwa kebakaran ini dipantau langsung oleh Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, rumah semi permanen itu diketahui milik Made Sutama (41) dan dikontrak oleh Sriyono (45), sejak lima tahun lalu.
Pascakejadian, korban keluar rumah dan meninggalkan anaknya Muhamad Adi Setiawan di dalam kamar sedang tidur. Tiba-tiba saja sekitar pukul 07.30 WITA, tetangga korban bernama Ketut Suardana (47) melihat ada asap mengepul dari dapur rumah. Saksi bergegas mengecek dengan cara mendobrak pintu dapur.
Seketika ia melihat api sudah membesar disusul suara ledakan tabung gas. Karuan saja, saksi Suardana berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar anak korban yang sedang tidur di kamar dan langsung kabur. Bersama dengan warga setempat kobaran api berusaha dipadamkan dengan alat seadanya.
Namun si jago merah semakin tidak bersahabat. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran yang segera tiba di lokasi kejadian dengan 6 unit Branwir. Tak lama, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.40 WITA.
"Rumah yang terbakar terbuat dari dinding tembok batako dan atap seng seluas kurang lebih satu are, terdiri dari tiga kamar tidur, satu gudang, satu ruang tamu, serta dapur," ujar Iptu Sukadi.
Sementara dari hasil penyelidikan Polisi, kebakaran itu diduga disebabkan tabung gas. Dimana sebelumnya anak korban yang lain bernama Amir Kurniawan menyalakan rokok di dapur dengan menggunakan kompor gas. Namun, dia lupa mematikan kompor dan langsung ditinggal ke sekolah.
"Diduga disebabkan kompor gas yang sedang menyala dan ditinggalkan," ungkapnya.
Akibat kebakaran itu pemilik rumah kontrakan mengalami kerugian Rp150 juta. Dihitung dari terbakarnya sepeda motor Yamaha Mio, warna merah DK 8566 ID, peralatan elektronik, furniture, dan surat surat penting lainnya.
Ditemui di lokasi, Sriyono tampak pasrah. Ia mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian karena sedang berjualan Soto di Pasar Kreneng, Denpasar bersama istrinya. Pria keturunan Solo, Jawa Tengah yang besar di Denpasar itu bergegas pulang setelah diberitahu jika rumahnya sudah terbakar.
"Saya ditelpon keponakan kalau rumah kebakaran, tapi pas sampai di sini semua habis terbakar, rumah, barang, motor, sama surat-surat seperti kartu keluarga, ijazah juga," ujarnya sedih.
Sementara peristiwa kebakaran itu mendapat perhatian dari Walikota Denpasar IGN Jaya Negara yang datang bersama Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko. "Tadi pak Wali Kota juga datang ke sini tadi dan sama Kelian sudah didata," bebernya.
Ia juga berharap adanya sedikit bantuan untuk mengurangi beban keluarganya. Saat ini Sriyono mengaku bersama anak dan istrinya akan menumpang di rumah sanak keluarga di Bali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4467 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2107 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2011 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1642 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan