Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Angkat Branding Kopi dengan Wadah Koperasi
BERITABALI.COM, NTB.
Kopi Robusta NTB merupakan salah satu produk kuliner dengan cita rasa yang khas yang bisa disajikan untuk para wisatawan.
Untuk mendukung pengembangan kopi NTB lebih eksis menuju pasar global, yakni dengan membentuk koperasi kopi. Dengan cara ini branding kopi NTB akan bisa terangkat bahkan bisa kompetitif dengan produsen-produsen kopi yang sudah dikenal.
Demikian dipaparkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, saat menghadiri Bincang Seputar Kopi bersama Bupati Lombok Barat dan komunitas kopi se-Pulau Lombok di Pendopo Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung, Rabu (26/1).
Menkop UKM menilai, NTB merupakan daerah dengan penghasil kopi yang cukup potensial khususnya jenis robusta. Apalagi NTB dengan pesatnya pengembangan pariwisata sangat mendukung untuk pengembangan kopi NTB untuk lebih eksis menuju pasar global.
Kata Menteri, pengolahan kopi harus dilakukan secara lebih modern mengikuti tuntutan pasar yang mengglobal saat ini.
Salah satu solusi untuk itu, lanjut Menteri yakni dengan membentuk koperasi kopi. Yang mengakomodir seluruh kepentingan petani dan produsen kopi dalam kerangka meningkatkan mutu dan kualitas produk dan manajment pemasarannya.
“Dengan wadah koperasi ini, petani ataupun produsen kopi bekerja sesuai dengan standar SOP yang dilakukan oleh pekerja-pekerja perkopian secara professional. Dengan cara ini branding kopi NTB akan bisa terangkat bahkan bisa kompetitif dengan produsen-produsen kopi yang sudah dikenal baik di dalam negeri, bahkan luar negeri,” ujar Teten.
Dalam hal penguatan pelaku-pelaku UMKM kopi ini, lanjut Menteri hendaknya terkonsolidasi dalam wadah koperasi agar bisa efisien, kompetitif, memperhatikan standarisasi, hygenis dan memiliki bisnis plan yang tepat dan terarah.
“Kita mengajak petani untuk berkoperasi agar bisa terhubung juga dengan pembiayaan, market sehingga kesejahteraan petani ningkat,” tukas Teten.
Menteri juga memberi apresiasi atas raihan prestasi nasional yang disandang NTB pada tahun 2021 lalu. Dimana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kompetisi IoT (Internet of Things) Creation 2021 bertajuk Solution Hunt for Economic Recovery.
Pada 30 September 2021 lalu. Solusi IoT Smart Coffee Roastery karya TTG Team dari Lombok Barat (Lobar) berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi IoT Creation 2021.
Dalam hal ini Menteri mendorong agar para produsen mesin-mesin pengolahan kopi di NTB ini untuk terus berinovasi dan berkreativitas. Agar pengemasan kopi daerah menjadi lebih baik dan menarik pasar. Mulai dari proses produksinya hinga ke pemasarannya.
Menteri juga berpesan menyambut perhelatan MotoGP Maret 2022 mendatang, hendaknya para pelaku UMKN di NTB ini sejak awal harus mempersiapkan diri dengan hasil-hasil produk-produk local yang diminati penonton MotoGP.
“Misalnya dari sisi olahan kuliner khas seperti kopi tadi. Perhelatan MotoGP harus dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM dari NTB ini seperti kaos, tas ataupun cendramata lainnya yang brandingnya MotoGP,” kata Menteri.
Menteri mendorong hal ini mengingat, NTB akan menjadi tuan rumah event-event internasional di tahun-tahun yang akan datang.
“Ini kesempatan baik untuk promosi produk UKM NTB, apalagi di NTB ini akan ada 3-4 event internasional setahun. Dan kesempatann yang sangat baik untuk promosi produk UMKM NTB ke dunia,” demikian Teten Masduki.
Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid berkomitmen untuk terus mensuport dan memberikan pendampingan kepada pelaku-pelaku UKM di daerahnya termasuk para petani dan produsen kopi kemasan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakatnya.
Bincang seputar kopi ini juga dihadiri Sekjen Kemenkop, para Dirjen dan Deputinya, pejabat eselon II Kemenkop, Kepala OPD terkait Pemprov NTB, Kepala OPD se Lombok Barat dan para pelaku UKM Lombok Barat.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4459 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2100 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2003 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1635 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1475 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan