Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Makanan-makanan Sehat yang Terbuat Dari Kedelai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kedelai adalah salah satu bahan makanan yang menjadi sumber protein alami. Menurut data dari jurnal US National Library of Medicine tahun 2003, kandungan protein pada setiap sebutir kedelai kering mencapai 56 persen. Tak heran bila kedelai sering dijuluki sebagai superfood.
Berikut sejumlah makanan berbahan dasar kedelai yang selian kaya protein juga sehat untuk tubuh.
1. Tahu
Tahu sering dipilih untuk menggantikan daging pada makanan vegetarian. Tekstur dan rasanya yang gurih lembut membuat hidangan jadi lebih nikmat tapi tetap menyehatkan.
Tahu punya kandungan protein, vitamin, serat, dan mineral. Selain itu, di dalam makanan bertekstur lembut ini terdapat isoflavon yang berfungsi menyehatkan jantung, mencegah kanker, hingga memperkuat tulang. Dari data jurnal PubMed, 100 gram tahu mengandung sekitar 20-24 miligram isoflavon.
2. Tempe
Berdasarkan SELF Nutrition Data, kadar protein pada 84 gram tempe rata-rata mencapai 40 persen. Asupan tembe yang tinggi protein sangat penting untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Proses fermentasi juga membuat tempe kaya kandungan probiotik atau bakteri baik. Probiotik berfungsi untuk meningkatkan kesehatan serta melancarkan proses pencernaan.
3. Doenjang
Doenjang adalah salah satu bumbu pokok yang sering ditambahkan dalam berbagai hidangan Korea. Bumbu ini terbuat dari kedelai yang difermentasi menggunakan air garam. Sekilas bentuknya menyerupai tauco namun bertekstur lebih kering.
Bumbu khas Negeri Gingseng ini punya kandungan yang cukup padat, mencakup protein, vitamin C, A, dan probiotik. Dari penelitian yang dikeluarkan Chonbuk National University, Korea Selatan, doenjang sangat bagus untuk membantu memperbaiki masalah pencernaan.
4. Natto
Natto adalah makanan fermentasi khas Jepang dari kedelai yang identik dengan teksturnya yang lengket. Aromanya juga kuat sehingga sering dikategorikan sebagai makanan ekstrem di Negeri Sakura.
Tapi di balik tampilan dan aromanya yang kurang menggugah, natto merupakan sumber protein dan probiotik. Bakteri baik pada natto berguna agar makanan lebih mudah dicerna, sehingga penyerapan nutrisi lebih sempurna.
5. Susu kedelai
Susu kedelai bisa jadi alternatif bagi orang yang alergi susu sapi atau laktosa intoleran. Bahan utama berupa kedelai juga membuat susu nabati ini lebih rendah lemak dan kolesterol.
Tak hanya itu, susu kedelai ternyata juga cocok dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Mengkonsumsi susu kedelai yang kaya potasium dapat menurunkan tekanan darah hingga 20 persen. (sumber : Kumparan)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4456 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2098 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2002 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1635 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1473 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan