Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Marshel Widianto Panik Dituduh Narkoba: Ibunya sampai Terpengaruh
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Marshel Widianto baru-baru ini gelisah karena sejumlah tuduhan yang dialami olehnya. Sang komika mengungkapkan bahwa ia dituding telah ikut-ikutan terjerumus narkoba oleh netizen.
Baca juga:
Karangasem Diguncang Gempa Magnitudo 4,1
Kecurigaan yang diarahkan pada Marshel ini bermula saat beberapa rekannya yang sama-sama berprofesi komika ditangkap polisi karena memakai narkoba.
Tak tinggal diam, Marshel meminta bantuan Deddy Corbuzier untuk membuat klarifikasi. Dalam sebuah kesempatan, Marshel sampai meminta 'digerebek' dengan persetujuan oleh Polda demi melakukan tes urin dan mengungkapkan kebenaran bahwa ia tidak terjerumus narkoba.
"Klarifikasi dulu, sebelum saya dianggap cepu oleh teman-teman dan tidak ada orang yang berani datang ke sini. Jadi ini semua sebenarnya atas permintaan Marshel," ujar Deddy Corbuzier.
"Jadi, pada saat Fico ketangkap, Marshel ngobrol sama gue. Dia resah karena dituduh sama banyak orang, netizen, teman-teman, sampai memengaruhi nyokap ya," ujar Deddy Corbuzier.
Marshel mengiyakan ucapan Deddy Corbuzier. Bahkan, Marshel mengaku belakangan ini dicurigai terjerumus narkoba lantaran sering membawa materi lawakan tentang narkoba.
"Betul, bahkan saudara-saudara saya sampai tanya ke nyokap 'tolong anaknya diajak ngobrol biar tidak terjerumus soalnya ada beberapa ciri-ciri'. Saya juga kan kemarin bermain dengan dirimu di jokes-jokes masalah narkoba. Ketika kita jujur tapi stigma itu masih ada, saya kira aman buat saya. Ternyata tidak aman buat keluarga," kata Marshel Widianto.
Tak sekadar bicara, Marshel sampai ingin membuktikan dengan mengikuti tes narkoba. Itulah mengapa ia meminta bantuan Deddy Corbuzier untuk meluruskan semua isu miring yang menimpa dirinya.
"Marshel ngomong 'om gue pengin tes narkoba nih, bisa dibantu untuk mediasi?'," ujar Deddy Corbuzier.
Deddy lantas mengatur jadwal tes narkoba untuk Marshel Widianto di rumahnya. Deddy pun memanggil Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
"Oke gua atur ya. Gue panggil dari Dit Narkoba Polda, karena mereka juga seneng nih kalau ternyata kena beneran gua nggak ikut-ikutan ya. Marshel yang minta sendiri. Jadi ini digerebek secara persetujuan," kata Deddy.
"Jadi teman-teman, bapak-bapak dari Dit Polda Metro Jaya ketika datang ngobrol sama gua 'ini serius ya kita tes beneran, kalau misalnya sampai positif beneran kita angkut nih'," imbuhnya.
Marshel telah menyetujui segala konsekuensi dari tes narkoba tersebut. Namun, justru Deddy Corbuzier lah yang diselimuti kecemasan.
"Gue yang deg-degan. Kalau lo positif gimana? Gua panik. Kalau positif, digerebeknya di studio gue nih. Habis gue ngurusin lo. Kalau lo sampai beneran positif, itu stigma masyarakat udah gua cepunya," ujar Deddy Corbuzier.
Baca juga:
Karangasem Diguncang Gempa Magnitudo 4,1
Pada akhirnya, setelah tes narkoba selesai dilakukan, Marshel Widianto dinyatakan negatif narkoba. Deddy Corbuzier pun berterima kasih pada semua pihak kepolisian yang bersedia membantu proses tes narkoba tersebut.
"Akhirnya aman ya, om Ded. Jadi untuk teman-teman semuanya, tidak melulu orang-orang yang keringatan itu narkoba. Siapa tahu pori-porinya gede," kata Marshel Widianto. (Sumber : suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4453 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2094 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1999 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1632 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1470 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan