Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Maki Driver, Rumah Pelanggan Digeruduk Puluhan Ojol
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi pelanggan yang memaki-maki driver ojek online atau ojol berakhir panjang. Buntut perlakuan kasar itu, rumah pelanggan tersebut kini digeruduk puluhan ojol di Jalan Jadimulya, Cirebon, Jawa Barat.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun Instagram @/lambe_ojol. Akun ini membagikan video puluhan ojol yang mengerumuni depan rumah pelanggan tersebut dengan emosi.
"Buntut atas perlakuan kasar seorang pelanggan ojek online terhadap pengemudi ojol, akhirnya rumah pelanggan ojol didatangi puluhan pengemudi ojek online di Jalan Jadimulya, Cirebon," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram.
Puluhan ojol itu menunjukkan aksi solidaritas begitu mengetahui rekan kerja mereka mendapatkan perlakuan kasar dari pelanggan. Perlakuan kasar dari pelanggan itu dibagikan melalui tangkapan layar aplikasi ojol milik sang driver.
Dalam tangkapan layar, pelanggan itu memberikan bintang 1 bagi driver ojol yang melayaninya. Ia juga menambahkan kata-kata makian ke sang driver karena dinilai tidak becus mencari alamat rumahnya. Maki-makian pelanggan itu dituliskan pelanggan saat memberikan penilaian ke driver ojol. Diketahui, penilaian itu diberikan pada Minggu, (30/1/2022).
"Driver goblog! Udah dikasih alamat. Emang dasar goblog, gak mau baca. Udah dikasih alamat, ya tetep goblog aja," tulis sang pelanggan.
Mendapatkan perlakuan kasar, driver ojol diduga membagikan tangkapan layar penilaian pelanggannya itu ke grup komunitas ojol. Hal itu rupanya membuat emosi para driver ojol lainnya.
Apalagi, kata-kata kasar pelanggan itu juga telah melukai orang-orang yang memiliki profesi serupa. Puluhan driver ojol pun langsung menggeruduk rumah pelanggan sampai membuat jalan tidak bisa dilalui.
"Tampak dalam sebuah video yang beredar, puluhan pengemudi ojek online mencari pelaku yang telah memperlakukan dan mengucapkan kata-kata kasar kepada rekan-rekannya," lanjut akun ini.
Kejadian tersebut kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Aparat tampak berjaga di depan rumah pelanggan tersebut agar tidak terjadi keributan dengan puluhan driver ojol.
"Kini, di lokasi tersebut sudah ada pihak kepolisian yang berjaga," pungkas akun ini.
Belum diketahui apakah polisi akan mengamankan pelanggan yang memaki-maki driver ojol itu atau tidak. Namun, kejadian itu langsung mendapatkan atensi warganet.
Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 7.200 kali. Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam kecaman ke sang pelanggan yang semena-mena.
"Akun customernya bekuin juga lah, gak ada etika ngomong itu. Jangan cuma driver, kasihan kalau driver yang kena bintang 1 terus dibekuin akunnya. Padahal dia sopan, kali-kali customer nya dong," saran warganet.
"Mulutnya jahat banget, gampang bener ngatain orang. Mau dikasih alamat jelas, kalau belum pernah dateng pasti bakalan muter-muter nyari," komentar warganet.
"Mantab, solidaritasnya bukan kaleng-kaleng nih," puji warganet.
"Kena pasal perlakuan tidak menyenangkan tuh," sindir warganet.
"Lagian jadi orang lemes banget mulutnya, gak disekolahin apa?" kecam warganet.
"Kenapa gak divideoin mukanya? Sini mau lihat sepintar apa dia sampai ngatain orang goblok," hujat warganet.
"Sesama manusia harusnya saling menghormati bukan malah memaki-maki. Biar kapok customernya," tambah yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4456 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2098 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2002 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1635 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1473 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan