Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Limbah Tes Antigen Diduga Kotori Selat Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ada ribuan limbah medis rapid tes antigen kits dibuang di laut. Ribuan limbah bekas alat tes antigen itu ditemukan berserakan di sepanjang pantai Selat Bali. Diduga, limbah medis ini sengaja dibuang.
Sampah yang tergolong berbahaya ini viral beberapa hari ini di Banyuwangi. Dua video viral mengabadikan banyaknya sampah medis itu berserakan di sepanjang pantai Selat Bali.
Dua video merekam adanya sampah medis bekas rapid test antigen penumpang yang akan menyeberang ke Bali. Video pertama berdurasi 30 detik menunjukkan adanya rapid test kits yang terdiri dari ribuan cotton buds rapid test antigen mengambang. Sementara video kedua, terdapat beberapa rapid test antigen kits yang dibuang dan dibakar di pinggir pantai.
Perekam video, Danil mengaku mengabadikan banyaknya sampah medis bekas rapid test antigen mengambang di sepanjang pantai pada hari Minggu (30/1). Sampah medis itu ditemukan di sepanjang pantai di depan Terminal Sritanjung, Desa Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi.
"Jumlahnya lumayan banyak, mungkin ada ribuan. Sangat memprihatinkan," kata Danil, kepada detikJatim, Senin (31/1/2022).
Diakui Danil, di sekitar lokasi pembuangan sampah medis itu banyak berdiri kios-kios klinik yang menyediakan rapid test antigen. Bisa dimungkinkan alat-alat bekas pendeteksi COVID-19 itu sengaja dibuang ke laut.
Danil berharap tidak ada lagi aksi buang limbah medis ke laut. Sebab, berbahaya bagi lingkungan, termasuk warga di sekitar pesisir. Kebetulan, di sekitar lokasi sedang menjamur jasa rapid test.
"Di bawah itu kan ada usaha saya budidaya terumbu karang. Sampah-sampahnya itu menempel di terumbu karang," kata Danil kepada detikJatim, Senin (31/1/2022).
Polisi langsung menelusuri asal-usul limbah medis tes antigen yang mencemari Selat Bali atau laut di sekitaran Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Polisi bakal menyelidiki dari mana sampah tersebut berasal dan siapa oknum yang membuang sembarangan itu.
Polresta Banyuwangi langsung menurunkan Satuan Polairud ke lokasi di mana sampah tersebut dibuang dan mencemari laut. Yakni di depan terminal Sritanjung, masuk kawasan pesisir Dusun Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
"Begitu video tersebut viral dan ramai di pemberitaan, Satpolairud langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu.
Selain tersebar di laut, sebagian di antaranya limbah medis sudah dibakar. Namun hingga saat ini belum diketahui siapa yang membakar sampah berbahaya tersebut.
"Sebelumnya kita pastikan dahulu. Kita bekerjasama dengan pihak terkait untuk menelusuri hal tersebut. Sementara ini kita mengumpulkan temuan-temuan di lokasi," katanya. (sumber : Detik.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2112 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2029 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1645 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan