Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Dua Perusahaan BUMN Bakal Bangun PLTS di Jalan Tol Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PT Bukit Asam (Persero) Tbk bekerja sama dengan Jasa Marga (Persero) Tbk mau mengembangkan dan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) jalan tol, salah satunya di tol di Bali.
Ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail dan Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur di Merusaka Nusa Dua, Bali, Rabu (2/2/2022).
Bukit Asam dan Jasa Marga akan menjajaki potensi pengembangan PLTS guna mendukung kegiatan usaha dan operasional di jalan tol Jasa Marga Group. Penandatanganan MoU juga menjadi wujud kolaborasi dan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan kolaborasi mengawali hubungan kemitraan mewujudkan jalan tol berkelanjutan.
"Sebagai pemegang pangsa pasar terbesar dan leader di jalan tol Indonesia, Jasa Marga punya potensi pengembangan bisnis prospektif di sepanjang koridor tol serta kemitraan," kata Subakti, dalam keterangan, Rabu (2/2/2022).
Selain penandatanganan MoU, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Fasilitas PLTS di Jalan Tol Bali Mandara antara PT Bukit Energi Investama (PT BEI) dan PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT).
Melalui kerja sama ini nantinya PT BEI akan memasang 1 set PLTS dengan total kapasitas maksimum 400 kilowatt peak (kWp) untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional PT JBT.
Subakti menjelaskan PLTS ini melengkapi kesiapan jalan tol Bali Mandara untuk mendukung provinsi sebagai tuan rumah Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Realisasinya diharapkan bisa sesuai target.
Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail mengatakan kerja sama ini juga mencerminkan implementasi transformasi bisnis Bukit Asam pada tahun 2026.
"Menuju pemberhentian pertama Bukit Asam sebagai perusahaan energi pada tahun 2026, peningkatan portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan menjadi salah satu strategi bisnis yang kian gencar untuk dikembangkan," ujar Arsal. (Sumber : CNBC Indonesia)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4489 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2112 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2037 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1646 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1492 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan