Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Terungkap Makna Jargon 'Piss' Slank, Lebih dari Sekadar Damai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Grup band Slank, lekat dengan jargon Piss. Kata itu kerap diartikan sebagai damai tak sedikit orang. Namun ternyata, ada makna mendalam selain sekadar damai. Sang pencetusnya, Bimbim mengungkap hal tersebut kepada Anang Hermansyah.
"(arti kata Piss) Segala sesuatu selesai dengan bicara," kata Bimbim di kanal YouTube The Hermansyah, Rabu (9/2/2022).
Ucapan dan jargon itulah yang dianggap Anang Hermansyah sebagai ilmu dari Bimbim. Sebab ternyata, jauh sebelum suami Ashanty tersebut terkenal, ia pernah tinggal di markas Slank, Gang Potlot.
"Itu yang diajarkan mas Bimbim. Selalu aku kalau ada apapun (kata Bimbim) sudah Nang, ketemu saja langsung, obrolin," kenang Anang Hermansyah.
Bimbim Slank memberikan contoh, saat ia bersama teman-temannya dikepung mendapatkan serangan. Sang drummer tidak menyelesaikan masalah tersebut dengan adu jotos, melainkan berdiskusi mencari perdamaian.
"Kita beberapa kali mau berantem kan, tapi akhirnya dengan ngomong, ngomong, selesai," kata musisi 55 tahun tersebut.
Anang Hermansyah menaruh hormat kepada ajaran Bimbim Slank. Bahkan hingga hari ini, jika pria 52 tahun itu menghadapi masalah, ia memilih berdiskusi lebih dulu.
"Itu hebatnya mas Bimbim, sampai sekarang ilmunya masih aku ikutin. Semua belajar disini," pungkas Anang Hermansyah.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5258 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4560 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2444 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2161 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2154 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan