Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Membersihkan Vagina Harus Hati-hati Ada Resiko IMS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pakar kesehatan mengatakan bahwa sebenarnya kita tidak perlu membersihkan vagina karena area tersebut akan membersihkan 'dirinya sendiri' secara alami.
Bahkan, seorang ginekolog mengatakan bahwa mandi dua kali sehari dapat memengaruhi bakteri alami vagina.
"Terlalu higienis, seperti mandi dua kali sehari, benar-benar dapat menganggu bakteri alami di seluruh tubuh, terutama di vulva dan vagina," jelas ginekolog di Canesten, Anne Henderson, dilansir The Sun.
Ia melanjutkan, "Menjadi terlalu higienis tidak baik. Mandi mungkin lebih higienis daripada berendam karena tidak ada risiko air sabun masuk ke dalam vagina yang dapat menyebabkan iritasi."
Selain itu, penggunaan sabun beraroma juga dapat mengganggu pH vagina. Jadi, cara terbaik membersihkan area kewanitaan adalah menggunakan air atau pembersih kewanitaan yang lembut.
Sementara pakar kesehatan organ intim Stephanie Taylor mengatakan hanya perlu menggunakan air hangat untuk membersihkan bagian luar vagina.
"Menggunakan apa pun untuk membersihkan vulva dapat menganggu keseimbangan bakteri alami dan menyebabkan vaginosis bakteri atau sistitis." jelas Taylor.
Jangan pernah melakukan douche atau membersihkan vagina dengan memasukkan sabun dan air ke dalamnya. Sebab, cara ini akan meningkatkan risiko infeksi menular seksual, kanker ovarium, hingga infeksi.
Kebanyakan pembersih untuk douche terbuat dari campuran air, cuka, soda kue, yodium, atau bahan kimia lainnya. Bahan-bahan sangat berbahaya bagi vagina.
"Ketika peneliti lebih khawatir tentang cairan vagina yang menganggu keseimbangan bakteri atau menganggu tingkat pH, mereka tidak berfokus pada toksisitas bahan kimia yang menganggu endokrin," jelas seorang peneliti Ning Ding.
Taylor kembali menegaskan bahwa membersihkan vagina bagian luar hanya memerlukan air hangat, waslap, atau sabun kewanitaan lembut.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4416 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2072 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1955 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1604 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1444 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan