Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Pintu Internasional Dibuka, ASITA Bali Siapkan Paket-paket Liburan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penerbangan rute internasional mulai melayani penerbangan ke Bali untuk angkutan wisata.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Daerah Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (DPD ASITA) Bali, Putu Winastra sangat siap dengan stake holder kepariwisataan di Bali untuk mendatangkan wisatawan.
"Dalam masa pandemi lebih dari 2 tahun ini, ASITA Bali tetap menjaga komunikasi dengan mitra- mitra bisnis kepariwisataan di luar negeri. Tetap melakukan pendampingan pada destinasi- destinasi wisata yang selama ini menjadi produk garapan paket wisata," ujarnya, Rabu (16/2).
Dia mengatakan, pihaknya juga berkolaborasi ikut serta menyusun paket-paket berlibur yang diperlukan penyelenggara sejumlah pertemuan internasional, nasional di Bali.
"Meski keanggotaan DPD ASITA Bali dominan anggota adalah inbound tour yang mendatangkan wisatawan mengalami penurunan, kinerja bisnis diupayakan tetap terjaga. Selalu siap siaga memulai pergerakan ekonomi melalui aktivitas wisata," tambahnya.
Sementara upaya terkini yang dilakukan DPD ASITA Bali adalah menjalin kolaborasi kebutuhan karantina dan pengajuan e-visa dengan sektor terkait, sebagai bagian layanan Biro Perjalanan Wisata, khususnya dalam mendatangkan wisatawan.
Hal karantina bagi wisatawan, DPD ASITA Bali telah menandatangani MoU dengan lima hotel tahap awal penyelenggara karantina yang telah disertifikasi pihak Kemenkes RI.
Hotel- hotel tersebut adalah Grand Hyatt, Westin, Griya Santrian (Sanur), Viceroy (Ubud) dan Royal Tulip (Jimbaran). Karantina, nyaman, aman, santai mengesankan yang ditawarkan bagi wisatawan berlabel program Warm-up Vacation.
Program karantina yang dipenuhi sejumlah aktivitas di seputar hotel tersebut, seusai masa karantina, wisatawan dapat melakukan aktivitas wisata di wilayah Bali and beyond, sesuai paket yang dibeli.
Kerjasama ini untuk memadupadankan program Warm-up Vacation dengan paket wisata yang diinginkan wisatawan plus layanan administrasi, asuransi perjalanan yang diperlukan untuk masuk ke Indonesia.
Untuk dapat memberikan alternatif berlibur yang mengesankan anggota ASITA selaku “penjahit atraksi perjalanan” memerlukan sinergi dan kolaborasi dengan sejumlah stake holder. Contoh persoalan permohonan visa yang menjadi term strategis memenangkan pasar wisata di masa pandemi.
ASITA dan sejumlah asosiasi mengharapkan ada kemudahan, kesederhanan dalam proses pengajuan permohonannya karena wisatawan yang datang ini tujuannya untuk berlibur sehingga persyaratannya disederhanakan dan tidak berbelit-belit dengan membandingkan DTW di negara lain yang menjadi competitor Bali/Indonesia.
Selain itu pihaknya mendorong anggota ASITA untuk menjadi sponsor dalam penanganan visa utamanya untuk melayani wisatawan bukan untuk menjual visa. Juga memberikan kemudahan bagi anggota ASITA sebagai penjamin, karena hal ini merupakan bagian dari servis dan tanggung jawab BPW untuk menangani wisatawannya selama berada di Bali/Indonesia.
ASITA siap memberi masukan kepada semua pihak terkait untuk dapat memproduksi paket-paket perjalanan wisata yang aman, nyaman, sehat, mencerahkan pasar khususnya produk-produk yang bersertifikasi CHSE yang sudah lebih dari dua tahun terbelenggu pembatasan perjalanan.
Disamping membangkitkan semangat industri dalam negeri untuk kembali menjalankan usahanya, membuka lapangan kerja dengan standar baru (Sumber : tribunnews.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4535 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2147 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2130 Kali
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 1777 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan