Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
Bocah Rela Tak Sekolah dan Jualan Gantikan Ibu Yang Sakit
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tak semua orang mendapat anugerah untuk terlahir di tengah keluarga berkecukupan. Beberapa orang bahkan harus berjuang sedari kecil untuk bisa menyambung hidup dari hari ke hari.
Perjuangan itulah yang harus dilakukan oleh bocah di video viral unggahan akun TikTok @l0llip0ppp. Video yang kemudian kembali diviralkan di Instagram @viralkak ini mendapat atensi besar karena kisah memprihatinkan yang diangkatnya.
Tampak seorang bocah yang kira-kira masih duduk di bangku sekolah dasar yang harus berjualan setiap hari. Tubuhnya yang kecil harus membawa wadah berat serta menggendong beberapa tas kain demi menjajakan barang jualannya.
Banyak produk yang dibawanya saat berkeliling. Mulai dari gorengan hingga beberapa makanan ringan kering, yang tentu saja berat untuk dibawa seorang bocah bertubuh kecil sepertinya.
"Ini pisang aroma, tahu kulit lumpia," ujar bocah itu menawarkan makanannya yang dibanderol seribu per biji. "Itu cilok, bacil, basreng."
Kepada yang merekamnya, bocah bernama Dimas ini mengaku berjualan hampir setiap hari. "Dari hari Senin sampai Sabtu, tapi Sabtu sekarang mah mau libur dulu sampai Minggu," kata bocah itu.
Tentu saja mencari nafkah bukanlah tugas dari seorang anak yang seharusnya masih bersekolah. Bocah itu pun mengungkap terpaksa berjualan karena membantu ibunya yang tidak bisa bekerja karena jatuh sakit.
"Bantuin Mama?" tanya si pewawancara yang dijawab anggukan mantap bocah tersebut.
"Soalnya kalau kerja, kata Mama ininya (lambung) kambuh lagi," ungkap bocah itu sambil menunjuk perutnya.
"Oh takut lambungnya kumat, jadi Dimas yang kerja?" tanya si pewawancara lagi, yang berbalas anggukan kepala bocah tersebut.
Ia biasa berjualan sejak pagi hingga sore sekitar pukul 3. Selepas bekerja pun bukannya bermain, bocah itu mengisi waktunya dengan mengaji.
"Terus udah jam 3, ah aku buru-buru mandi, langsung ngaji," imbuhnya, menjelaskan detail aktivitas hariannya.
Mirisnya, aktivitas hariannya yang sekaligus mencari nafkah membuatnya harus merelakan sekolah. Namun rupanya ia masih menyimpan harapan besar untuk bisa kembali bersekolah.
"Buat kalian yang lagi di fase ingin menyerah karena keadaan ekonomi, lihat video ini baik-baik," ujar pemilik video, bermaksud memotivasi para penonton kontennya.
Perjuangan Dimas si bocah yang berjualan ini pun membuat publik ikut berkaca-kaca. Doa langsung teriring untuk anak kecil yang pantang menyerah ini.
"Langsung nangis saya liat ini, sehat terus ya dek dimas, semoga lelahmu menjadi lillah," komentar seorang warganet.
"Dimasss sehat-sehat terus yaa yang sabar, semogaa rezekimuu makin lancaaar dan bisa jadi orang sukses entar gedenya, aminnn," ujar warganet.
"Kamu sedang di tempa nak, untuk masa depan jauh lebih. Baik lagi.. sing sabar nak, gusti ALLAH mboten sare !!" timpal warganet yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4499 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2123 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2068 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1651 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1567 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan