Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
Penyebab Marc Marquez Kecelakaan di Mandalika Diungkap
BERITABALI.COM, NTB.
Kepala Kru Marc Marquez, Santi Hernandez, sudah mendapatkan jawaban terkait kecelakaan yang menimpa The Baby Alien di Mandalika.
Repsol Honda memang sedang mencari jawaban terkait kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Indonesia. Pasalnya kecelakaan itu terjadi secara beruntun dari sesi latihan bebas hingga menimpa Marc Marquez pada sesi pemanasan jelang balapan.
Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, lalu melihat salah satu penyebab kecelakaan tersebut terjadi karena masalah ban lama yang diberikan Michelin. Puig menyebut Michelin seharusnya memberikan ban baru karena pengembangan motor mengikuti karet yang digunakan.
Namun demikian, Manajer Michelin untuk MotoGP, Piero Taramasso, menepis tudingan Puig bahwa masalah yang menimpa Marc Marquez bukan karena ban.
Dia malah menyindir balik motor balap milik Honda yakni RC213V yang tak bisa beradaptasi dengan ban milik mereka. Setelah saling bertukar pandangan, Honda akhirnya mencari tahu sendiri penyebab kecelakaan yang menimpa Marquez.
Hal ini diungkapkan langsung oleh sang Kepala Kru, Hernandez, yang akan melaporkan penyebab itu kepada Marquez ketika kembali ke garasi.
"Kami tahu saat tes di Mandalika, kami cepat, konsisten, dan semua Honda berada di depan," kata Hernandez kepada AS, dikutip BolaSport.com dari Motosan.es.
"Saat jelang balapan, kami menderita. Hal-hal seperti ini ada penyebabnya. Ketika Marc kembali, kami akan memberitahunya."
"Kami akan berbicara tentang kecelakaan yang dia dapatkan, dia berhak mengetahuinya."
Meski telah mengetahui penyebab kecelakaan, Hernandez tidak dapat mengatakannya kepada publik. Dia menyebut seluruh temuan dilaporkan untuk mencegah kecelakaan terjadi kembali kepada Marquez.
"Untuk mengatakan lebih jauh tentang ini, bukanlah posisi seperti saya yang mengungkapkannya," ujar Hernandez.
"Itu tugas yang lain untuk membicarakannya. Saya membatasi diri untuk melakukan pekerjaan saya."
"Saya hanya harus memahami kenapa ini bisa terjadi dan mencegahnya agar tidak terulang kembali," tutur Hernandez.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4495 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2116 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2050 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1497 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan