Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
5 Kondisi Gangguan Kesehatan Yang Wajib Diwaspadai Ibu Hamil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Puasa selama bulan Ramadan tidak menjadi wajib bagi ibu hamil (bumil). Tetapi, apabila kondisi ibu dan janin dinyatakan sehat oleh dokter, bumil diperbolehkan untuk berpuasa.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan rumah sakit Pondok Indah Bintaro Jaya dr. Zeissa Rectifa Wismayanti, Sp.OG. mengatakan, bumil perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan kesehatannya aman selana berpuasa.
"Supaya dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh," ujarnya dalam siaran pers.
Ada beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai bumil selama menjalankan puasa. Apabila bumil mengalami gangguan kesehatan berikut, dokter Zeissa menyarankan agar tidak melanjutkan puasa.
1. Hyperemesis gravidarum
Kondisi itu ditandai dengan mual muntah berlebih pada kehamilan. Periode awal kehamilan menjadi masa sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, karena di periode itu organ janin mulai terbentuk. Ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan baik guna menunjang tumbuh kembang janin.
Pada usia kehamilan awal ini juga banyak ibu hamil yang mengalami morning sickness atau hyperemesis gravidarum (mual muntah berlebihan). Apabila mengalami hal itu, ibu hamil tidak dianjurkan untuk berpuasa.
2. Memiliki kadar hemoglobin yang rendah
Kadar hemoglobin yang rendah menunjukkan adanya risiko terjadinya anemia.
Ibu hamil dengan anemia justru membutuhkan asupan protein dan zat besi untuk mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.
3. Ibu hamil dengan diabetes
Berpuasa bagi penyandang diabetes pun dibutuhkan kiat khusus. Begitu pula bagi ibu hamil yang memiliki diabetes. Secara umum, berpuasa dapat meningkatkan risiko hipoglikemia atau turunnya kadar gula dalam darah. Kondisi tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Oleh sebab itu, ibu hamil dengan diabetes kurang dianjurkan untuk berpuasa.
4. Mengeluarkan flek atau perdarahan
Ketika mengalami flek atau perdarahan, ibu hamil sebaiknya tidak melanjutkan puasa. Karena dikhawatirkan perdarahan terjadi semakin parah dan bisa mempengaruhi kesehatan janin.
5. Ibu hamil dengan gangguan sistem pencernaan
Dispepsia atau maag yang kerap dialami ibu hamil. Apabila maag kambuh saat belum tiba waktu berbuka, bumil disarankan tidak melanjutkan puasa. Apabila tetap memaksakan puasa, dikhawatirkan dapat memperparah kondisi gangguan pencernaan yang dialami.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4492 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2115 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2047 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1495 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan