Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Beli Pajero Sport Pakai Uang Recehan Rp500
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jangan melihat seseorang dari penampilan. Inilah pelajaran yang dari kisah Haji Endang. Pemilik jasa jembatan penyeberangan ini membeli mobil Mitsubishi Pajero Sport tunai Rp620 juta menggunakan uang koin.
Haji Endang mengatakan dirinya membeli mobil Pajero 4X2 dengan uang koin Rp500 dari hasil pendapatan mengelola jembatan penyeberangan perahu. Uang koin yang dikumpulkan selama 4 bulan ini dibungkus plastik seberat 891 kilogram dibawa ke dealer Srikandi Diamond Motors, Cikampek, Karawang.
"Setiap hari saya pisahkan uang koin Rp500 dari hasil jembatan perahu. Memang saya niat membayar sebagaian pakai uang koin, pengen tahu apakah dilayani membeli mobil," kata Endang.
Menurut Endang, dia juga menguji kesabaran dan pelayanan karyawan showroom mobil. Alasannya, selama ini banyak orang menilai dari penampilan saja.
"Saya datang pakai kàos dan celana pendek serta sendal jepit. Ternyata saya disambut baik meski penampilan seperti ini," katanya, dengan nada tidak menyangka.
Sebelumnya, Sales Marketing Srikandi Diamond Motors, Royan, mengaku kaget ketika masuk seorang pria memakai kaos dan celana pendek ke showroom mobil sambil menggembol puluhan kantong plastik. Ketika dibuka gembolan plastik tersebut berisi pecahan uang receh Rp500.
"Kami tidak menyangka jika yang datang itu konsumen. Apalagi orang itu menanyakan harga mobil Pajero tipe 4x2. Kami melayani semua pembeli tanpa membedakan penampilan" kata Royan, Kamis (7/4/2022).
Royan menambahkan, meski kaget, dia tetap melayani H Endang dengan baik seperti konsumen lain. Bahkan dia mengajak karyawan lain membantu menghitung uang pecahan Rp500.
"Setiap 200 buah pecahan Rp500 jumlahnya Rp100.000. Kita hitung satu persatu hingga totalnya ada Rp133 juta. Sisanya dibayar menggunakan uang Rp100 ribuan," katanya.
H Endang sempat viral karena menjalankan usaha jembatan perahu penyeberangan dengan pendapatan Rp20 juta per hari. Jembatan penyeberangan yang berlokasi di Desa Anggadita Kecamatan Klari dilalui ribuan orang pekerja yang menuju kawasan industri.
Untuk melayani ribuan pekerja, Endang mempekerjakan ratusan orang. Setiap kendaraan roda dua yang akan menyeberang dikenai tarif Rp2.000.(sumber: inews.id)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4479 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2110 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2022 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1645 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1484 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan