Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
BBPOM Cek Takjil di Dalung, Ini Hasil Uji 15 Sampel
BERITABALI.COM, BADUNG.
Balai Besar POM (BBPOM) Denpasar, kembali melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap produk pangan olahan menu takjil.
Setelah sebelumnya menyasar Kota Denpasar, Gianyar, kini selanjutnya ke Kabupaten Badung bersama instansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Badung.
Dengan pengambilan sampel sebanyak 15 sampel denga hasil tidak ditemukan bahan olahan mengandung bahan berbahaya khususnya di daerah Dalung Permai, Badung.
"Ada dua hal yakni, sertifikasi pangan kita lakukan untuk melihat produk dijual dan kedua hari ini melakukan pengawasan terhadap jajanan buka puasa untuk memberikan kepada masyarakat dan menjamin bahwa produk pangan dijual aman, bermanfaat, dan bermutu," papar Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt, Senin (11/4).
Hari ini, lanjutnya, pihaknya melakukan sampling secara acak panganan yang sering terlihat ditambahkan bahan berbahaya. Dari hasil uji sebanyak 15 sampel menu makanan yang diambil semuanya diketahui memenuhi syarat.
"Jadi, dari sampel kami ambil produk pangan dijual untuk jajanan buka puasa memenuhi syarat atau tidak ada bahan berbahaya yang sering digunakan untuk pangan. Ada 15 jenis sampel diambil ada, Roti Kukus yang warna merah atau kuning, kemudian es Blewah berwarna, Es campur, kemudian Tahu. Kita memilih 15 sample secara acak yang kita curigai saja," paparnya.
Biasanya yang marak disalah gunakan ada 4 jenis bahan berbahaya seperti, Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Mhetanil Yellow.
Ia menuturkan ada bahan tambahan yang sebenarnya diizinkan dalam pangan dan ada juga yang tidak.
"Bahan yang tidak diizinkan untuk pangan kita periksa khususnya dicurigai makanan dengan warna mencolok atau memakai pengenyal seperti, Bakso maupun Lontong," paparnya.
Ia mengingatkan agar sebelum membeli takjil masyarakat dapat melihat kebersihannya, jangan terlalu membeli makanan yang berwarna-warna mencolok. Selain itu, agar jangan makanannya berbau kurang enak.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1987 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan