Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
KOI Sediakan Tim Medis untuk Atlet SEA Games Vietnam
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah menyiapkan tim recovery dan medis untuk kontingen atlet yang berlaga pada SEA Games Vietnam nanti.
Hal ini disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif sekaligus Deputi I CdM Indonesia, Arlan Perkasa Lukman, saat berkunjung ke timnas pelatnas tenis di lapangan tenis Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
"NOC menyediakan tim recovery dan medis. Ada 10 lebih, termasuk recovery dan medis," kata Arlan dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (13/4/2022).
"Kalau untuk cukup enggak cukup mereka datang ke sana bukan untuk santai, cuman dengan segala macam keterbatasan keputusan ini harus diambil."
Tim recovery tersebut merupakan jawaban dari permintaan timnas tenis menyusul keputusan tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) soal perampingan jumlah kontingen yang diberangkatkan ke SEA Games 2021.
"Memang mungkin keputusan jumlah team size ini harus kita batasi, bahasanya klise karena anggaran, tapi ya memang itu yang kita hadapi," ujar Arlan.
Arlan mengatakan saat ini tengah melakukan sosialisasi kepada federasi olahraga nasional mengenai tim recovery tersebut. Bahkan, fasilitas tersebut sudah bisa didapatkan di kantor KOI lantai 16 dengan melakukan janji temu terlebih dahulu, dengan pelatih fisik masing-masing cabang olahraga berkoordinasi dengan tim recovery.
Saat SEA Games nanti, Arlan mengatakan tim recovery akan berada di posko-posko tiap klaster, di mana SEA Games Vietnam dibagi menjadi tiga klaster, yaitu klaster pertama dibawahi oleh manajer klaster Richard Sambera, klaster kedua oleh manajer klaster Andri Paranoan, dan klaster ketiga oleh Cresida Mariska.
Tim recovery bekerja mulai pukul 05.00 untuk persiapan pertandingan hingga pukul 23.00 usai pertandingan.
Tim recovery tersebut berada di bawah dua dokter, yang salah satunya bertugas untuk medical yang berhubungan dengan doping, screening PCR, juga swab antigen yang dilakukan tiap hari untuk mencegah hal-hal non teknis.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4436 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2086 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1979 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan