Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
10 Tewas Termasuk Bayi 7 Bulan Usai Serangan Rusia di Kharkiv
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kantor kejaksaan di wilayah timur laut Kharkiv mengonfirmasi sedikitnya 10 orang tewas, termasuk seorang bayi berusia 7 bulan akibat penembakan oleh pasukan Rusia, Jumat (15/4). Kantor Kejaksaan Agung mengatakan di Telegram bahwa sekitar pukul 16.30 waktu setempat, pasukan Rusia menggunakan beberapa peluncur roket melawan Distrik Industri Kharkiv.
"Penembakan itu menewaskan sepuluh warga sipil, termasuk seorang anak berusia 7 bulan. 35 orang lainnya terluka. Beberapa bangunan tempat tinggal rusak dan hancur," bunyi pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Oleh Syniehubov, kepala administrasi militer wilayah Kharkiv, telah melaporkan penembakan di daerah pemukiman Kharkiv.
Dia mengatakan 34 orang terluka, termasuk tiga anak-anak, dan tujuh orang tewas. Telah terjadi peningkatan serangan terhadap kota-kota Kharkiv dan Ukraina di Donbas di selatan dalam beberapa pekan terakhir karena fokus Rusia bergeser ke timur Ukraina.
Korban sipil telah meningkat di tengah serangan rudal, artileri dan roket di beberapa kota dan orang-orang yang mencoba meninggalkan wilayah tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4372 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1913 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1412 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan