Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Okupansi Hotel di Bali Diprediksi Capai 50 Persen saat Lebaran
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali memprediksi okupansi hotel akan mencapai 50 persen saat libur Lebaran. Wisatawan domestik yang berkunjung ke Pulau Dewata pada periode itu diperkirakan mencapai 20 ribu orang per hari.
"(Kenaikan wisatawan domestik) mungkin bisa 100 persen dari angka sekarang. Kalau sekarang masih tetap per hari 8 ribu dan 6 ribu dan sekarang belum musim liburan. Kira-kira per hari bisa 20 ribuan kalau sudah masuk liburan," kata Kasi Pengembangan Pasar Pariwisata dari Dinas Pariwisata Bali Gunandika, Senin (18/4).
Prediksi itu sejalan dengan kebijakan aturan pemerintah yang tidak mewajibkan tes PCR jika pelaku perjalanan sudah menjalani vaksinasi booster.
Tingkat hunian kamar hotel dan penginapan juga diprediksi akan meningkat. "Kira-kira bisa sampai 50 persen. Untuk di wilayah Badung, di Kuta dan Nusa Dua. Untuk domestik lebih suka menginapnya di daerah Badung," imbuhnya.
Ia juga memperkirakan, kunjungan wisatawan domestik mulai meningkat pada 29 April 2022 atau sebelum Lebaran. Puncaknya diprediksi dua hari setelah Lebaran.
"Kalau tamu saat lebaran kebanyakan dari Jakarta, Surabaya. Biasanya, kalau domestik rata-rata setelah Lebaran dia datang. Kalau setelah Lebaran banyak ke Bali," ungkapnya.
Sementara kunjungan wisatawan mancanegara saat ini berkisar 1.800 atau 2.000 orang per hari. Naik turunnya kunjungan tergantung penambahan maskapai. Saat ini 12 maskapai internasional yang beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
"Kalau asing, kayaknya naik terus karena ada penambahan (maskapai). Kalau saat ini per hari 1.800 naik 2.300 dan turun lagi, tidak sama dalam satu harinya," jelasnya.
Dia menghimbau wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Bali agar mematuhi disiplin protokol kesehatan. Mereka wajib menggunakan Aplikasi PeduliLindungi jika memasuki destinasi wisata.
"Tetap harus waspada walaupun kasus di Bali saat ini sudah menurun," ujar Gunandika. (Sumber: Merdeka.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1876 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1371 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan