Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Ilmuwan Peringatkan Penduduk Bumi Harus Siap Diserang Alien
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang ilmuwan memperingatkan NASA yang telah menyiarkan lokasi Bumi untuk mencari kehidupan lain di tata surya dinilai terlalu berisiko. Apa yang dilakukan NASA ini dianggap berbahaya dan bisa membuat alien melakukan invasi ke bumi.
Dilansir Express, Senin (18/4/2022), para ilmuwan NASA berencana untuk menyiarkan lokasi Bumi di luar angkasa. Beacon in the Galaxy Project (BITG) akan mengirimkan siaran yang mengungkapkan informasi tentang tata surya kita, DNA manusia, dan Teleskop Radio Arecibo.
Seorang Ilmuwan Oxford, Anders Sandberg memperingatkan, para peneliti NASA yang terlibat dalam proyek ini mungkin mengabaikan risiko yang berpotensi menghancurkan bumi.
Peneliti senior di Oxford's Future of Humanity Institute (FHI) ini memperingatkan bahwa meskipun kemungkinan pesan seperti itu mencapai peradaban luar angkasa rendah, namun itu memiliki risiko yang sangat tinggi bagi peradaban manusia.
Dr Sandberg menambahkan bahwa karena kerumitan perjalanan antarbintang, mungkin saja menyiarkan sinyal ini merupakan ide yang buruk. Kekhawatiran juga diungkapkan Toby Ord, rekan Dr Sandberg di FHI.
Dia mempertanyakan "rasio peradaban yang damai dengan yang bermusuhan", dalam bukunya The Precipice. “Kami memiliki sedikit bukti tentang apakah ini penting atau tidak karena tidak ada konsensus ilmiah," katanya.
“Mengingat sisi negatifnya bisa jauh lebih besar daripada sisi positifnya, bagi saya ini tidak terdengar seperti situasi yang baik untuk mengambil langkah aktif menuju kontak,” tambahnya.
Kedua peneliti Oxford ini kembali menggemakan peringatan yang dikeluarkan oleh fisikawan teoretis terkenal, Stephen Hawking. Hawking mengatakan, jika melihat sejarah kontak antara manusia dan organisme kurang cerdas sering bencana dari sudut pandang mereka.
"Pertemuan antara peradaban maju versus primitif sangat buruk bagi yang kurang maju," ujarnya. Dia juga memperingatkan bahwa alien yang menemukan sinyal mungkin melihat manusia lebih buruk dari melihat bakteri.
Namun, Jamilah Hah, seorang peneliti yang terlibat dalam proyek BITG, tidak setuju dengan Hawking, mencatat bahwa manfaatnya bisa lebih besar daripada potensi risikonya. (Sumber: SINDOnews.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4319 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1873 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1368 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan