Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Hama Tikus Masih Menghantui Petani di Penarungan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Faktor cuaca disebut tidak terlalu mempengaruhi panen padi menjelang akhir bulan April namun serangan hama tikus dalam koloni kecil yang menjadi kendala, khususnya dalam upaya memaksimalkan hasil panen padi di areal persawahan.
Salah satu Petani yang juga angota Subak Guming, Desa Penarungan, Mengwi, Badung, Ketut Blek mangatakan memang hama tikus masih ada menyerang, tetapi tidak terlalu masif. Meski demikian kondisi tersebut tetap mengganggu pertumbuhan pohon padi di lahan Pertanian.
"Musim panen padi saat ini tidak begitu terkendala cuaca. Akan tetapi, hama tikus terlihat masih ada meyerang hanya saja jumlahnya tidak terlalu banyak," jelasnya, Sabtu (23/4) di Badung.
Hama-hama tikus biasanya menyerang tanaman padi saat pagi dan siang hari.
"Tikus-tikus biasanya menyerang bagian batang pohon Padi biasanya berumur, 40 hari sampai 60 hari," ujarnya.
Melihat jumlah maupun serangan hama tikus yang tidak terlalu masif, maka upaya penanganan tidak terlalu ekstra dilakukan.
"Kami tidak melakukan langkah- langkah pengusiran mengingat jumlahnya sedikit jadi, tidak begitu mengganggu sekali. Tidak seperti, 6 bulan lalu serangan hama-hama tikus begitu masifnya," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4291 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1993 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1839 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1528 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1322 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan